190511 Pemerintah Siapkan National Broadband Plan

JAKARTA—Pemerintah telah menyiapkan draf perencanaan pembangunan broadband nasional (National Broadband Plan) sebagai landasan bagi perekonomian Indonesia menyongsong era digital.

“Sekarang drafnya sudah jadi dan siap diserahkan ke Kemenkominfo. Draf ini hasil kerja bareng kita dengan Mastel dan Kadin Indonesia,” ungkap Asisten Deputi Menko Perekonomian bidang Utilitas dan Telematika Eddy Satriya di Jakarta, Rabu (18/5).

Diungkapkannya, untuk pembangunan infrastruktur data berbasis pita lebar itu  diperkirakan kebutuhan  dana sekitar  96-170 triliun rupiah. Hal itu untuk mewujudkan target penyediaan layanan broadband berkecepatan 2 megabit per detik (Mbps) di beberapa kota di Indonesia dengan dan dengan tarif layanan yang terjangkau oleh masyarakat Indonesia.

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi  mengakui  broadband akan menjadi  katalis yang menghubungkan masyarakat di masa depan.

”Dalam Asean ICT Master Plan 2015 juga ditegaskan broadband sebagai prioritas pembangunannya karena bisa menjadi  solusi efektif dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan abad 21. Isu di Asean terkait broadband adalah konektivitas, kualitas, keamanan, dan tarif yang terjangkau untuk menjembatani kesenjangan digital,” jelasnya.

Diungkapkannya, regulator telah melakukan berbagai hal untuk mendorong kemajuan broadband seperti  alokasi spektrum 3G, tender Broadband Wireless Access (BWA), memberi kesempatan trial LTE, dan membuka perijinan untuk pembangunan serat optik di beberapa wilayah.

”Tantangan di Indonesia tidak adanya leadership dalam pengembangan broadband, infrastuktur yang belum memadai, khususnya backbone di kawasan timur serta SDM yang belum semuanya ter E-literacy,” keluhnya.

Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengungkapkan, hal yang perlu diwaspadai adalah  perang tarif di layanan broadband  seperti  di jasa  suara dan SMS. “Terlalu dini terjadi perang tarif untuk broadband karena operator sedang membangun infrastrukturnya. Jika tidak dibenahi, maka investas yang telah ditanam menjadi sia-sia,” keluhnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s