120511 Merintis Lahirnya Bintang Baru

Salah satu berkah dilakukannya transformasi oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dari perusahaan berbasis telekomunikasi fixed, mobile dan multimedia (FMM)  menjadi telecommunication, information, media dan edutainment (TIME) adalah mulai lahirnya bintang-bintang baru di anak usaha selain Telkomsel yang selama ini menjadi andalan pemasok pendapatan.

Salah satu bintang baru yang patut diapungkan saat ini adalah Telkom Vision yang mulai membukukan kinerja positif pada tahun lalu dengan  membukukan pendapatan sebesar  161,6 miliar rupiah  atau meningkat 50,1 persen dibandingkan 2009 sebesar  107,7 miliar rupiah. Pada tahun 2011, TelkomVision ditargetkan meraih  pendapatan sekitar  300 miliar rupiah dengan  500 ribu pelanggan  atau tumbuh 100 persen dibanding tahun lalu sekitar 250 ribu pelanggan

”Kami telah menyiapkan beberapa strategi untuk mencapai target tersebut. Fokusnya Telkom kepada bisnis TIME dan pembenahan yang dilakukan di internal akan memuluskan target tersebut,” ungkap Direktur Utama Telkom Vision Elvizar di Jakarta, Rabu (11/5).

Diungkapkannya, beberapa pembenahan yang dilakukan secara internal adalah mengefisienkan penggunaan biaya yang menyangkut pembelian konten, perangkat, dan fee pemasaran. Setelah itu memperluas jangakaun layanan dari 7 provinsi menjadi 33 provinsi, memusatkan call center pada anak usaha Telkom lainnya (Infomedia), dan berjualan secara sinergi dengan unit usaha lainnya seperti TelkomFlexi dan Telkomsel.

”Hasil dari strategi ini kami berhasil berjualan dua hingga tiga kali lipat dibandingkan pemimpin pasar TV berbayar. Bandingkan 8 bulan lalu sebelum pembenahan dimana penjualan hanya 1/3 dari pesaing, sekarang kita bisa menjual 35 ribu  setiap bulannya dan menuju 100 ribu paket langganannya pada akhir tahun nanti,” tuturnya.

Dijelaskannya, sinergi tidak hanya dengan sesama anak usaha tetapi juga pihak luar seperti pabrikan TV Samsung dari Korea Selatan. ”Kami membundling produk Samsung Smart TV dengan Telkom Vision.  Setiap bulannya Samsung menjual 60 ribu TV, pada bulan pertama ditargetkan sebanyak 10 persen terpikat oleh produk bundling ini, di bulan berikutnya kita harapkan mencapai 60 persen dari total penjualan itu,” ungkapnya.

General Manager Sales Post Paid Telkom Vision Rindo Fitega menjelaskan, digandengnya Samsung karena perseroan menyadari tidak hanya ponsel yang semakin pintar, tetapi TV pun semakin cerdas karena dibekali kemampuan akses internet.

“Dengan bundling, konsumen akan mendapatkan keuntungan seperti harga yang lebih murah, layanan televisi berbayar dan bisa saja layanan internet sekaligus,” kata Rindo.

Sementara untuk menekan belanja konten yang menelan 50 persen biaya operasional, Telkom Vision menggandeng  perusahaan global penyedia keamanan perangkat lunak dan teknologi media, Irdeto. ”Kerjasama dengan Irdeto telah dilakukan sejak tahun lalu. Sejak adanya kerjasama biaya pembelian konten bisa ditekan hingga 30 persen,” katanya.

Namun, jika menginginkan harga konten menjadi lebih murah, hal yang dibutuhkan adalah jumlah pelanggan yang besar agar lebih mudah bernegosiasi dengan pemilik konten dan adanya regulasi yang jelas dari pemerintah. ”Kami sedang berusaha memperluas TV berbayar ini dengan bermain di segmen menengah bawah. Tantangannya adalah konten gampang dibajak. Adanya teknologi dari Irdeto meminimalkan hal itu sehingga pemilik konten percaya dengan strategi Telkom Vision,” jelas Elvizar.

CEO Irdeto Graham Kill mengungkapkan, telah menyiapkan 500 ribu smart card yang dibenamkan teknologi  Irdeto Conditional Access System (CAS) untuk mendukung niat dari  TelkomVision itu.

Berdasarkan catatan, Indonesia dengan lebih dari 245 juta penduduk dan menempati posisi terbesar ketiga di pasar Asia setelah Cina dan India. Ketiga negara ini  memiliki  penetrasi TV sebesar 59 persen pada 2010. Berdasarkan Pyramid Research, penetrasi TV berbayar di Indonesia  saat ini mencapai 3 persen  diprediksikan akan tumbuh menjadi 8 dari total populasi penduduk  pada tahun 2025. Jika demikian, tentu tidak salah diprediksi Telkom Vision akan menjadi bintang bagi Telkom di masa depan. [dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s