100511 Pembukaan Kode Akses SLJJ Mandeg

JAKARTA—Pembukaan kode akses  Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) yang terjadi antara PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Indosat Tbk (Indosat) sejak tiga tahun lalu berjalan di tempat alias mandeg pada satu kota yakni Balikpapan.100511   Pembukaan Kode Akses SLJJ Mandeg

“Belum ada pembukaan kode akses di kota lainnya karena yang menjadi acuan adalah jumlah pelanggan telepon tetap Indosat (StarOne) harus mencapai 30 persen dari total pelanggan telepon tetap Telkom di satu kota. Sejauh ini angka itu belum bisa dicapai oleh Indosat,” ungkap Direktur Corporate Sales & Wholesale Indosat Fadzri Sentosa di Jakarta, belum lama ini.

Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) Kamilov Sagala meminta masalah pembukaan kode akses ini di pantau secara serius oleh regulator karena menyangkut pada layanan telekomunikkasi yang murah bagi masyarakat. “Regulator seperti melupakan SLJJ. Padahal pada 2008 untuk memaksa Telkom membuka kode aksesnya bagi Indosat sangat rumit. Sekarang yang terjadi seperti pembiaran saja dari komitmen yang disepakati,” sesalnya.

Menurutnya, regulator pun terlihat tidak serius dalam mengawasi komitmen pemberian layanan dari PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang telah mendapatkan lisensi sejak 2008, “Hingga saat ini BTEL belum jelas komitmenya menggelar layanan SLJJ. Saya tidak mendengar ada teguran dari regulator untuk operator ini,” keluhnya.

Sebelumnya, Direktur Korporasi Bakrie Telecom Rakhmat Junaedi berkilah batas masa akhir dari ijin prinsip SLJJ perseroan baru akan berakhir pada kuartal II 2011. “Kami sudah mengajukan Uji Laik Operasi. Pembangunan sedang dilakukan,” kilahnya.

SLJJ  adalah layanan komunikasi jarak jauh antarpelanggan yang masih berada dalam satu wilayah negara, namun dengan kode area yang berbeda. Di beberapa negara maju, SLJJ bukanlah merupakan suatu lisensi tersendiri  yang mesti diperebutkan, karena operator fixed line (jaringan tetap/jartap) bisa secara otomatis mendapatkannya. Lisensi SLJJ sangat berkaitan dengan lisensi lokal dan SLI,
terutama pada sisi terminasi dari pelanggan satu ke pelanggan lainnya.

Tetapi tidak demikian ceritanya di Indonesia. Kode akses SLJJ tak bisa diberikan secara gratis. Bahkan, untuk pembukaan kode akses SLJJ secara “alami“ kepada pemegang lisensi pun membutuhkan jalan yang berliku.

Perintah pembukaan yang dipayungi  Permenkominfo No. 6/ 2005 mengenai Kode Akses.  Jika merujuk pada regulasi tersebut, seharusnya  Telkom    membuka kode akses SLJJ bagi Indosat di lima kota (Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar) pada 27 September 2007  dan secara nasional pada 1 April 2010.

Namun, hingga batas akhir yang ditetapkan, Telkom tak jua membuka kode akses tersebut. Hasil negosiasi alot pada April 2008 adalah Telkom membuka kode akses di Balikpapan  dengan service charge  sebesar  945 rupiah per menit. Sementara pembukaan untuk kota-kota berikutnya,  tergantung pada
pencapaian penyelenggara SLJJ lainnya dalam menumbuhkan pelanggan.

Parameternya adalah penyelenggara SLJJ lainnya harus mampu mencapai mencapai 30 persen dari total pelanggan telepon tetap kabel  dan  15 persen telepon nirkabel Telkom di satu kota.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s