090511 Merpati Siap Berikan Santunan Penumpang

JAKARTA — PT Merpati Nusantara Airlines siap memberikan santunan bagi Keluarga korban jatuhnya pesawat miliknya di Kaimana, Papua.

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) memperkirakan setiap penumpang  akan mendapatkan santunan sekitar satu  miliar rupiah per penumpang.

Untuk pesawatnya sendiri yaitu MA-60 diperkirakan  diasuransikan sebesar 12 juta dollar AS.

Direktur Niaga Merpati Toni Aulia Achmad mengatakan, santunan tersebut terdiri dari santunan dari Merpati kepada penumpang sebesar  700 juta rupiah,  santunan dari PT Asuransi Jasa Rahardja  50 juta rupiah, sedangkan asuransi dari AON besarannya diperkirakan sebesar  300 juta rupiah.

“Untuk santunan dari Merpati dan Jasa Rahardja akan diberikan secepatnya, setelah seluruh korban teridentifikasi,” kata Toni saat dihubungi di Jakarta, Minggu (8/5).

Seperti diberitakan, pesawat buatan China dengan kapasitas 50 orang tersebut saat jatuh di Perairan Kaimana, Papua Barat, berisi sebanyak 27 orang yang terdiri dari 21 penumpang, dua awak kokpit, dua teknisi dan dua pramugari.

Hingga Minggu sore ditargetkan semua korban bisa dievakuasi.

Dijelaskannya, AON adalah perusahaan asuransi yang berkedudukan di London, Inggris. Perusahaan tersebut juga bekerjasama dengan Jasindo memberikan pertanggungan asuransi kepada penumpangnya Merpati sebagai perusahaan reasuransi.

Berbeda dengan Jasa Rahardja, AON akan lebih dulu menghitung pertanggungan yang harus dibayarnya.

“Pembayarannya agak rumit, karena melalui Jasindo dahulu dan kemudian diteruskan ke London (AON) untuk dihitung oleh underwritternya dahulu. Kemungkinan santunan dari AON jumlahnya antara  200 juta hingga 300 juta rupiah per penumpang,” tandasnya.

Sementara Merpati sendiri mempertanggungkan asuransi pesawatnya kepada PT Jasindo dan diperkirakan nilainya sebesar 12 juta dollar AS.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Wachyono mengungkapkan,  Kotak hitam atau black box milik pesawat MA-60 telah ditemukan pada Minggu sore ini. Kondisi kotak hitam utuh dan ditemukan di kedalaman 12 meter, Teluk Kaimana, Papua Barat.

“Ditemukan pada pukul 16.00 WIT di 500 meter dari landasan. Kondisinya masih utuh,” ujarnya.

Pada hari ini, Tim SAR juga telah menemukan 3 jenazah korban pesawat berjenis MA 60 buatan China yang jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat, itu.

“Ada tiga jenazah yang baru ditemukan. Jadi sekarang tinggal 5 jenazah lagi yang belum ditemukan,” kata Kepala Bandara Kaimana Papua, Gagarin Mulyansah.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s