060511 Tiga Bandara Diusulkan Beroperasi 24 Jam

JAKARTA — Asosiasi Perusahaan Angkutan Penerbangan Sipil Indonesia (INACA) mengusulkan tiga bandara di wilayah barat dan timur Indonesia untuk dioperasikan selama 24 jam per hari karena telah didukung oleh jumlah penumpang yang signifikan.

Ketiga bandara itu adalah Sam Ratulangi (Manado), Sepinggan (Balikpapan) dan Hang Nadim (Batam).

Menurut Sekjen INACA, Tengku Burhanuddin mengatakan bandara-bandara tersebut mendesak untuk dioperasikan 24 jam, karena penerbangan  dari dan ke bandara tersebut telah padat dan berlangsung hingga malam hari.

Selain bandara tersebut, jelasnya, Bandara Hasanuddin (Makassar) juga telah diprogram menjadi bandara 24 jam. Kesibukan penerbangan di Makassar tersebut berlangsung hingga dinihari, terutama bagi penerbangan yang akan melanjutkan ke wilayah Papua.

“Sudah layak bandara-bandara di atas beroperasi 24 jam,” katanya di Jakarta, Kamis (5/5).

Operasi bandara 24 jam tersebut diusulkan untuk mendukung program enam koridor ekonomi nasional. Enam pulau besar di Indonesia harus memiliki infrastruktur dan transportasi yang memadai unttuk memperlancar pembangunan di berbagai tempat di Indonesia. Di sektor penerbangan, pemerintah juga mengarahkan agar jam operasi bandara-bandara ditingkatkan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Singayudha Gumay meminta kepada PT Angkasa Pura I dan II untuk meningkatkan jam operasi bandara yang dikelolanya.

Bandara-bandara yang telah beroperasi selama 24 jam saat ini adalah Bandara Soekarno Hatta (Cengkareng), Polonia (Medan), Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Denpasar) dan bandara carter Halim Perdanakusumah di Jakarta.[Dni]

060511 Telkom Dukung Asean Summit 2011 

JAKARTA–PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mendukung kegiatan pertemuan pemimpin negara-negara Asean atau Asean Summit 2011 yang berlangsung di Jakarta, 7-8 Mei 2011 melalui penyediaan solusi Teknologi Informasi (TI).

Head of Corporate Communication & Affair Telkom Eddy Kurnia mengungkapkan, solusi TI yang disediakan antara lain berupa penyediaan sarana internet khususnya untuk kepentingan peliputan oleh media-media nasional dan internasional serta untuk mendukung pengamanan penyelenggaraan pertemuan.

”Khusus untuk Media Center Telkom menyiapkan akses internet dengan bandwidth 2 Gbps dan LAN dengan
outlet dedicated tidak kurang dari 200 titik, serta penyedia sarana
hotspot,” jelasnya di Jakarta, Kamis (5/5).

Sementara untuk kemudahan para wartawan yang meliput kegiatan tersebut khususnya televisi, Telkom menyediakan TV Pool dan uplink service dengan coverage ASEAN.

Guna kepentingan pengamanan Telkom juga melakukan penyambungan jaringan di POSKOTIS untuk memantau keamanan melalui CCTV.

”Telkom sangat serius mendukung penyelenggaraan konferensi tersebut,” tegas Eddy Kurnia.

Bundling Produk
Sementara itu, anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang media dan edutainment, TelkomVision menggandeng produsen elektronik dari Korea Selatan, Samsung, untuk memasarkan produk TV berbayarnya.

“Samsung menjual 60 ribu TV setiap bulannya. Pada bulan pertama ditargetkan sebanyak 10 persen terpikat oleh produk bundling ini, di bulan berikutnya kita harapkan mencapai 60 persen dari total penjualan itu,” ungkap Direktur Utama TelkomVision Elvizar KH.

General Manager Sales Post Paid TelkomVision Rindo Fitega menjelaskan, digandengnya Samsung karena perseroan menyadari tidak hanya ponsel yang semakin pintar, tetapi TV pun semakin cerdas karena dibekali kemampuan akses internet.

“Dengan bundling, konsumen akan mendapatkan keuntungan seperti harga yang lebih murah, layanan televisi berbayar dan bisa saja layanan internet sekaligus,” kata Rindo.

Dijelaskannya, program yang ditawarkan hasil kerjasama dengan Samsung adalah smart Offer”.

Program Smart Offer menawarkan produk Samsung Smart TV mulai dari ukuran 40 inci akan mendapatkan gratis berlangganan YesTV dengan bonus all channels selama 3 bulan dan diskon 50 persen biaya instalsi. Ditambah gratis akses internet speedy paket familia atau office 1mbs selam 3 bulan dan gratis pemasangannya.

Sedangkan smart bonus menawarkan samsung televisi LCD TV, LED TV dan PDP mulai ukuruan 22 inci, yang setiap pembelian akan mendapatkan gratis berlangganan YesTV dengan bonus 3 bulan dan diskon 50 persen pemasangan instalasi YesTV.

Telkom Vision sepanjang 2010 membukukan kinerja positif dengan  catatan pendapatan 161,6 miliar rupiah atau meningkat 50,1 dibandingkan 2009 yang mencapai 107,7 miliar rupiah

Pada 2011, TelkomVision menargetkan pendapatan sekitar 300 miliar rupiah dari 500 ribu pelanggan atau tumbuh 100 persen dibanding tahun lalu dari sekitar 250 ribu pelanggan.[Dni]