290411 Pemudik Lebaran Diperkirakan Naik 3,29%

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pemudik pada saat musim Lebaran 2011 ini mencapai 14,746 juta penumpang atau naik 3,29 persen dibandingkan tahun lalu yaitu yang berjumlah 14,276 juta penumpang.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan kementeriannya telah mulai mempersiapkan lonjakan pemudik saat lebaran nanti yaitu melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di 12 provinsi di seluruh Indonesia. Pihaknya menghimbau kepada seluruh Dishub untuk melakukan pantauan secara ketat titik kemacetan di masing-masing wilayah.

“Tantangan mudik Lebaran tahun ini akan berbeda, karena ada beberapa titik kemacetan yang bergeser seiring dengan selesainya pembangunan fly over Merak dan fly over Balaraja yang telah siap dioperasikan sebelum lebaran tahun ini,” jelasnya di Jakarta, Kamis (28/4).

Dikatakannya,  untuk mengantisipasi titik kemacetan baru tersebut, Kemenhub  memerintahkan kepada seluruh Dishub di Indonesia untuk menggunakan teknologi informasi (information technology / IT) disetiap tempat yang diprediksi menjadi titik kemacetan baru, seperti pasar tumpah maupun palang perlintasan kereta api.

Tahun lalu, kementeriannya telah memasang kamera CCTV di 120 titik kemacetan dan juga terminal bus, terminal kereta api, pelabuhan laut dan pelabuhan udara di seluruh Indonesia.

“Teknologi tersebut berguna untuk memperoleh infomasi dan data langsung dari lapangan, contohnya antrian panjang pada penyeberangan di Merak-Bakauheni yang seharusnya bisa diantisipasi dengan adanya kamera pengawas CCTV ini,” tuturnya.

Diperkirakannya, puncak mudik Lebaran akan terjadi pada H-3 Lebaran pada angkutan jalan, angkuta kereta api, maupun angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP). Untuk angkutan udara diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran dan terakhir pada angkutan laut pada H-4. Puncak mudik Lebaran tersebut diperkirakan oleh adanya cuti bersama pada akhir Agustus hingga awal September 2011.

“Rata-rata akan ada peningkatan jumlah penumpang sebesar 3,29 persen dibanding Lebaran tahun lalu. Sedangkan peningkatan jumlah penumpang terbanyak diprediksi pada angkutan udara yaitu naik 15 persen dari 2,156 juta penumpang menjadi 2,480 juta penumpang pada tahun ini,” katanya.

Direktur Jenderela Perhubungan Darat Kemenhub Soeroyo Alimuso menyatakan, momen liburan sekolah pada Juni hingga Juli ini akan digunakan kementeriannya sebagai persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran pada Agustus hingga September mendatang.

“Pada Mei ini akan ada banyak mobilitas penumpang karena banyak orang mencari sekolah baru, baik itu SMA maupun perguruan tinggi di daerah, selain itu juga bertepatan dengan musim liburan sekolah yang cukup panjang, ini untuk percobaan pada musim mudik Lebaran nanti,” kata Soeroyo.

Ditegaskannya,  pihaknya telah menginstruksikan kapada seluruh Dishub di Indonesia untuk melakukan pantauan maupun pengecekan baik itu sarana dan sarana perhubungan di masing-masing wilayah di Tanah Air. Pengecekan tersebut antara lain, memantau secara ketat kelaikan kendaraan umum, mengantisipasi kemacetan lalu-lintas di obyek wisata, dan juga memasang rambu, maupun marka, diseluruh jalan nasional.

“Musim liburan sekolah tahun ini diperkirakan akan ada peningkatan jumlah penumpang angkutan darat sebesar 2 persen dibanding tahun lalu, sedangkan pada penyeberangan di Merak-Bakauheni diprediksi ada kenaikan sebesar 10 hingga 15 persen pada musim liburan ini,”  jelasnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s