280411 Meretas Jalan Menuju Omset Rp 1 Triliun

Pasar contact center Indonesia  diperkirakan mencapai 1,25 triliun rupiah dengan jumlah  seat call center sekitar 20 ribu seat. Angka ini  tergolong masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang memiliki jumlah penduduk jauh lebih sedikit dibanding Indonesia, seperti Singapura (28.000 seat) dan Filipina (160.000 seat).

Di Indonesia, salah satu pemain terbesar untuk contact center adalah  PT Infomedia Nusantara (Infomedia) yang merupakan anak usaha dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

Infomedia menjadi milik Telkom 100 persen setelah  anak usahanya Multi Media Nusantara (Metra)  membeli  49 persen saham milik PT  Elnusa Tbk di Infomedia  pada 30 Juni 2009 dengan nilai  transaksi 598 miliar rupiah

Pada tahun lalu, Infomedia berhasil mencatat omset sebesar  869 miliar rupiah atau tumbuh 19 persen disbanding 2009. Sementara laba bersih dibukukan  126 miliar rupiah atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode 2009.

Hingga kuartal I 2011, Infomedia berhasil meraup omset sebesar  178 miliar rupiah atau tumbuh  42 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, sedangkan laba bersih sebesar  5 miliar rupiah atau tumbuh 138 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Kami menargetkan tahun ini bisa menembu omset satu triliun rupiah. Kita akan lebih agresif untuk mencapai target ini,” ungkap Presiden Direktur Infomedia M. Awaluddin, di Jakarta, Rabu (27/4).

Diharapkanya, jasa contact center dan outsourcing service akan menyumbang  65 persen bagi total omset, diikuti  printed ads dan digital rich content (30%), serta  printing dan publishing (5%).

”Kami belum lama ini berhasil menggandeng PT Intersys yang merupakan pemegang merek dagang Ivio untuk jasa contact center. Ini melengkapi 60 mitra perusahaan yang digandeng. Tahun ini ditargetkana da 70 perusahaan yang bekerjasama,” jelasnya.

Dijelaskannya, Ivio di Indonesia fokus pada penyediaan perangkat gadget, portable, multimedia, audio, telekomunikasi, dan aksesori yang memberikan solusi terpadu dalam kesatuan perangkat ponsel dan modem untuk kebutuhan akses berbagai data dan layanan komunikasi.

Infomedia bekerjasama dengan perusahaan ini meliputi meliputi kegiatan outbound dan inbound channel, penyedian layanan end to end service meliputi penjualan sampai dengan pengiriman kepada pelanggan (delivery service), dan pengembangan konten melalui Directory Based Content.

Contact Center & Outsourcing Services Director  Infomedia Arman Hazairin, menambahkan, Infomedia mendapatkan fee dari setiap penjualan satu unit perangkat Ivio.

“Rencananya jumlah agen call center akan ditambah dari 10 ribu menjadi 12 ribu orang agar hasil penjualan lebih optimal mengingat mitra semakin banyak,” katanya.

Diharapkannya,  pertumbuhan omset dari jasa Telechannel mencapai 30 persen pada tahun ini seiring semakin banyaknya mitra perusahaan yang digandeng untuk melakukan penjualan melalui call center. “Pada tahun lalu omset dari jasa ini tumbuh 20 persen atau sebesar 150 miliar rupiah. Kami harapkan pada tahun ini pertumbuhannya mencapai 30 persen,” ungkapnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s