120411 TelkomSigma Targetkan Omset Tumbuh 16%

JAKARTA–PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma) menargetkan pertumbuhan pendapatannya mencapai 16 persen pada tahun ini melalui ekspansi di luar pasar keuangan dan perbankan.

Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) ini pada tahun lalu berhasil meraih omset sebesar 500 miliar rupiah atau tumbuh 25 persen dibandingkan 2009 sebesar 400 miliar rupiah.

“Pada tahun ini kami menargetkan omset sebesar 600 miliar rupiah atau tumbuh 16 persen dibandikan tahun lalu,” ungkap Presiden Direktur Sigma Cipta Caraka Rizkan Chandra di Jakarta, Senin (11/4).

Diharapkannya, tidak hanya omset yang akan tumbuh dobel digit, tetapi laba bersih juga akan mengalami hal yang sama. Pada tahun lalu Telkom Sigma meraih laba bersih sebesar 40 miliar rupiah. Sedangkan pada tahun ini diharapkan tumbuh 10 persen sebesar 44 miliar rupiah.

Diungkapkannya, untuk mencapai target yang ditetapkan, perseroan mengalokasikan dana 400 miliar rupiah, dimana sekitar 300 miliar rupiah akan digunakan membangun pusat data (Data Center) di wilayah Serpong seluas 15 ribu meter. Pembangunan ini melengkapi dua data center sebelumnya yang telah dibangun di Surabaya dan Serpong.

“Data center adalah kontributor utama pendapatan Telkom Sigma, besarannya mencapai 60 persen,” katanya.

Dijelaskannya, Telkom Sigma selama ini dikenal sebagai penyedia produk dan layanan Teknologi Informasi (TI) bagi industri finansial seperti perbankan dan multifinance.

Telkom menguasai 100 persen saham perusahaan ini melalui aksi pembelian yang dilakukan oleh anak usaha lainnya, Metra, pada Agustus tahun lalu.

Dikatakannya, setelah kuat di dua pasar yang selama ini dilayaninya (perbankan dan keuangan), maka perseroan menggarap pasar lainnya seperti pemerintahan,  telekomunikasi,  manufaktur, dan jasa distribusi.

“Indonesia telah memiliki regulasi tentang kewajiban keberadaan data center harus di Indonesia bagi pemain aplikasi asing seperti Google, Yahoo, atau BlackBerry. Ini adalah potensi yang menjanjikan melalui layanan komputasi awan (cloud computing) yang dimiliki Telkom Sigma,” jelasnya.

Diungkapkannya, untuk memperkokoh posisi Telkom Sigma pada jajaran perusahaan penyedia solusi TI  perseroan terus mengembangkan solusi yang ditawarkan kepada klien.

Produk baru yang ditawarkan antara lain Sigma M Force, Terasury Asset Management Package, Cloud Computing serta ARIUM.

Khusus modul Sigma M Force ditujukan untuj aplikasi pada layanan cloud computing. Untuk memberi layanan cloud computing, Telkom Sigma akan memanfaatkan jaringan yang dimiliki induk perusahaan Telkom.

“Cloud computing menggabungkan kekuatan jaringan Telkom dan aplikasi data yang dimiliki Telkom Sigma tidak hanya layanan perbankan dan finansial, tetapi juga mengembangkan e-government,” ujarnya.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, akuisisi Telkom Sigma pada tahun lalu merupakan wujud implementasi dari transformasi bisnis ke Telecommunication, Information, Media, and Edutainment (TIME).

“Telkom Sigma adalah wujud bermain di bisnis Information. Jangan hanya melihat dari sisi omset yang dihasilkan Telkom Sigma, tetapi bagaimana dari aplikasi yang dihasilkan membuat utilisasi jaringan bisnis telekomunikasi terus terokupansi,” jelasnya.

Secara terpisah, praktisi telematika Mochammad James Falahuddin menyarankan, Telkom Sigma harus berani menggarap proyek TI diluar milik Telkom grup agar bisa mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Jika mau menggarap pasar telekomunikasi harus berani bermain diluar perkarangannya. Kalau berkutat di Telkom grup itu hanya jadi keluar kantong kiri masuk kantong kanan,” katanya.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s