110411 Lion Air Perkuat Rute Timur Tengah 

JAKARTA—Maskapai swasta, Lion Air, memperkuat rute ke Timur Tengah dengan  mengoperasikan penerbangan langsung  Jakarta – Madinah (Arab Saudi) mulai 9 April 2011. ”Rute baru ini  untuk meningkatkan kualitas  pelayanan dengan menyediakan lebih banyak rute penerbangan dan  kemudahan bagi penumpang khususnya yang akan melakukan perjalanan ibadah haji dan umrah,” ungkap Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Jakarta, akhir pekan lalu. Diungkapkannya, penerbangan akan dioperasikan tiap hari Sabtu dan Minggu dengan nomor penerbangan JT 110 rute Jakarta – Madinah, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pukul 10.35 WIB dan tiba di Bandara Mohammad Bin Abdulaziz Madinah pukul 16.25 LT. Selanjutnya penerbangan kembali ke tanah air dengan JT 111 yang berangkat dari Jeddah pukul 19.40 LT dan tiba di Jakarta pukul 09.10 WIB. Penerbangan langsung internasional Jakarta – Madinah  menggunakan pesawat Boeing 747-400 yang merupakan pesawat dengan konfigurasi double deck (dua dek) berkapasitas 506 tempat duduk (22 tempat duduk kelas bisnis dan 484 tempat duduk kelas ekonomi). Menurutnya, pengoperasian rute baru internasional Jakarta – Madinah akan menambah kenyamanan penumpang, terutama bagi umat Muslim yang ingin melakukan perjalanan ibadah umrah karena Madinah merupakan kota tujuan pertama bagi umat Muslim sebelum melanjutkan ibadah umrah ke kota Makkah. Hal ini membuat jemaah   dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga bagi yang melakukan perjalanan ibadah umrah. Kelebihan lain adalah kemudahan dalam proses administrasi di bandara yang tidak memakan waktu lama, dibandingkan dengan Bandara King Abdul Aziz, Jeddah proses pengurusan administrasi memerlukan waktu lebih lama karena penumpang akan ditempatkan di terminal haji yang cukup padat. Sebelumnya, Garuda Indonesia juga ingin memperkuat posisinya dalam melayani pasar Umroh dengan menambah satu pesawat ke Timur Tengah.   Plt Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda, M Arif Wibowo mengungkapkan,  rencananya  satu pesawat yang dipergunakan ke Jepang akan dialihkan ke Timur Tengah. “Pesawat Airbus A330 yang tadinya digunakan ke Jepang akan dialihkan ke Timur Tengah, terutama ke Jeddah. Ada tiga pesawat yaitu dua Airbus A330 dan satu unit Boeing 747-400,” ujarnya.Pengalihan armada ini diharapkan akan bisa melayani sekitar 20 ribu jemaah Umroh yang tidak terangkut oleh masakapai lokal selama ini. “Dalam periode Umroh selama 9 bulan itu ada total 250 ribu jemaah. Setiap bulannya jemaah yang pergi sekitar 27 ribu orang. Kita ingin menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar,” tegasnya.[dni]  

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s