090411 Mandala Segera Finalisasi Investor

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan PT Mandala Airlines akan memutuskan keberadaan investor baru dalam waktu dekat.

“Manajemen Mandala baru melapor pada Kamis (7/4)). Mereka menjanjikan akan memfinalisasi investor baru secepatnya,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bhakti S. Gumay di Jakarta, Jumat (8/4).

Diungkapkannya, kedatangan Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin memberikan laporan mengenai kondisi perusahaan saat ini, termasuk diantaranya proses negosiasi dengan investor dan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan yang dilakukan direksi.
Sebelumnya, Mandala baru merasionalisasi 50 persen karyawannya.

Mengenai investor baru Mandala, kata dia, direksi belum ingin mengungkapkan siapa investor baru yang telah masuk untuk memberikan suntikan dana ke Mandala. “Saya tidak tanya. Mereka pun memiliki kode etik untuk tidak menjelaskan sampai proses selesai,” katanya.

Diungkapkannya, kemungkinan investor yang masuk ke Mandala berasal dari dalam dan luar negeri. “Sepertinya campuran,” tambahnya.

Berkaitan dengan PHK karyawan Mandala, lanjutnya, direksi membenarkan itu. Keputusan tersebut diambil direksi untuk mengurangi karyawannya yang awalnya berjumlah 880 orang.

Menurut dia, masalah PHK karyawan urusan bisnis perusahaan dan pemerintah dalam hal ini tidak bisa ikut campur. “Menurut perusahaan, PHK untuk administrasi saja,” jelas Herry.

Lagipula, menurutnya, Mandala masih memberikan hak karyawan yang di-PHK dengan memberikan pesangon.

Mengenai rencana terbang Mei, Herry mengatakan, hal itu juga diungkapkan oleh perusahaan tersebut. Namun sampai saat ini Mandala belum mengajukan kembali untuk terbang.

“Karena kalau ingin mengajukan terbang, mereka harus punya pesawat dan ada Air Operate Certificate (AOC) yang baru,” katanya.

Sedangkan untuk Refund tiket Mandala, kata Herry, telah disepakati untuk dijadikan saham. Kesepakatan itu diambil saat voting bersama kreditor Mandala pada 24 Februari 2011. “Sudah disepakati agar refund diatur dalam saham Mandala nantinya,” ujarnya.

Mandala Airlines berhenti terbang sejak 13 Januari 2011 karena sudah tidak memiliki pesawat lagi. Pihak penyewa (lessor) menarik kembali pesawat sewaan Mandala karena maskapai ini tidak mampu bayar.

Akibat tidak terbang sejak Januari, Mandala memberhentikan 50 persen karyawannya sejak 1 April 2011 setelah sebelumnya merumahkan sebagian.

Sejumlah karyawan mengaku sebelum menerima keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 1 April, mereka dirumahkan, namun tetap mendapat gaji penuh hanya dipotong uang absen.

Untuk karyawan yang kena PHK, mereka mengaku puas dengan tawaran perusahaan, yakni pesangon sesuai dengan ketentuan tenaga kerja.

Head of Corporate Communications Nurmaria Sarosa mengatakan pihaknya terpaksa memberhentikan 50 persen karyawannya demi efisiensi.

Namun dia mengaku karyawan yang diberhentikan tidak dari tim inti (key person) hanya dari bagian administrasi.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s