050411 Proyek Penebalan Bandara Husein Sastranegara Dipercepat

 

JAKARTA-PT Angkasa Pura II (Persero) mempercepat penyelesaian penebalan landasan (overlay) Bandara Husein Sastranegara, Bandung yang menelan biaya 41,82 miliar rupiah dari Mei 2011 menjadi 7 April 2011.

 

“PT Adhi Karya dan PT Biro Asri sebagai kontraktor  hanya tinggal melakukan penebalan di 700 meter panjang landasan tersisa dari total panjang landasan 2,5 kilometer,” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura II  Tri S Sunoko di Jakarta, Senin (4/4).

 

Diungkapkannya, setiap hari kemajuan  pengerjaan dari proyek itu bisa mengerjakan penebalan  sepanjang 100 meter.  ”Jadi, kalau tidak diganggu hujan pada 7 April itu bisa selesai semua. PT Indonesia AirAsia yang berencana mengganti pesawat Boeing 737-300 menjadi Boeing A320 setelah overlay selesai bahkan sudah akan melakukan flight test A320 pada 5 April dengan kondisi pesawat tanpa penumpang,” jelasnya.

 

Diharapkannya,   selesainya overlay tersebut akan membuat pendapatan Bandara Husein Sastranegara dari Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) akan naik karena dengan bisa didarati pesawat jenis A320, jumlah penumpang yang bisa terangkut maksimal sebanyak 180 orang setiap kali penerbangan sementara Boeing 737-300 hanya memiliki kapasitas angkut 148 penumpang. Angkasa Pura II mengenakan pelayanan penumpang atau pasengger service charge  40 ribu rupiah  untuk penumpang domestik dan  150 ribu rupiah   untuk internasional.

 

Berdasarkan catatan, pada 2010 lalu, pendapatan Husein Sastranegara mencapai  32,41 miliar rupiah  dari total pendapatan Angkasa Pura II  3,02 triliun rupiah, terdiri dari pendapatan aeronautika  29,04 miliar rupiah dan non-aeronautika  3,36 miliar rupiah. Husein Sastranegara menghasilkan laba usaha  9,86 miliar rupiah  dari total laba usaha perseroan  1,14 triliun rupiah. Bandara tersebut dilalui 766 ribu penumpang pada 2010, dari kapasitas bandara 350 ribu penumpang per tahun.

 

Angkasa Pura II menargetkan trafik penumpang melalui bandara Husein Sastranegara pada 2011 meningkat 70 persen  menjadi 1,3 juta penumpang. Selain melakukan overlay, perseroan juga menambah kapasitas terminal dari 2.000 penumpang menjadi 4.000 penumpang per hari di atas lahan 6.000 meter senilai  30 miliar rupiah. Naiknya trafik penumpang diproyeksi bisa menambah laba tahun ini menjadi  26 miliar rupiah.

 

Secara terpisah, Direktur Pemasaran dan Distribusi Indonesia AirAsia Widijastoro Nugroho, memastikan maskapainya akan menggunakan A320 untuk empat rute dari dan menuju Bandung mulai pertengahan April.

 

Maskapai tersebut melayani penerbangan dari Bandung menuju Kuala Lumpur dan Singapura masing-masing satu kali sehari. Sementara dari Bandung menuju Denpasar dan Medan sebanyak dua kali sehari.

Diungkapkannya, ketika menggunakan Boeing 737-300 tingkat isian maskapainya  untuk  rute ke Bandung rata-rata 85 persen  dan saat akhir pekan bisa mencapai 90 persen.

 

“Kami tidak khawatir load factor turun akibat menggunakan pesawat yang lebih besar, karena dengan menggunakan A320 maka harga per satuan kursi bahkan bisa turun. Selain itu kami juga diuntungkan, selain konsumsi avtur pesawatnya lebih efisien, kapasitas kursi kami juga bertambah setiap penerbangan,” jelasnya.[dni]

 

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s