050411 Bundling Tetap Akan Menjadi Andalan

 

JAKARTA—Konsep pemasaran memaketkan (Bundling) ponsel dengan kartu perdana diyakini tetap menjadi andalan bagi pelaku usaha untuk bersaing di era kejenuhan pasar telekomunikasi.

 

”Bundling itu akan tetap menjadi andalan baik dari sisi operator atau vendor ponsel. Soalnya dari konsep bundling ini kedua belah pihak dalam posisi sama-sama diuntungkan,” jelas Direktur DRTV Corporation Teddy Tjan di Jakarta, Senin (4/4).

 

Diungkapkannya, konsep bundling di Indonesia masih akan berkutat pada dua model yakni sinergi kerjasama atau produk dibeli oleh salah satu pihak. ”Saya belum melihat ada model lainnya. Sinergi kerjasama itu bisa berupa diberikan paket bonus oleh opertaor untuk produk ponsel tertentu. Sedangkan konsep produk dibeli ini rasanya hanya berlaku untuk merek kuat dari luar,” katanya.

 

VP Channel Management Telkomsel, Gideon Edi Purnomo mengungkapkan, pihaknya   mengincar 8 juta pelanggan baru dari program bundling tahun 2011. Angka ini dua kali lipat dari capaian Telkomsel tahun 2010 sebesar 4 juta pelanggan baru.
Dijelaskannya, sukses Telkomsel  tidak lepas dari kejelian dalam melihat kebutuhan pelanggan Telkomsel, baik untuk segmen low end, mid end maupun high end. Masing-masing segmen memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, demikian pula value yang diharapkan dari program bundling. “Kuncinya adalah bagaimana menghadirkan produk dan layanan dalam produk bundling itu sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen,” ujarnya.
Ditegaskannya, Telkomsel  dalam menyiapkan produk bundling  tidak mau sekadar menitipkan kartu perdana di dalam ponsel, tetapi sekaligus menanamkan aplikasi yang sudah dikustomisasi sesuai kebutuhan pelanggan. Untuk meningkatkan value added, dalam konsep bundling ini, Telkomsel juga memasukkan aplikasi dalam bentuk launcher, misalnya Love Indonesia untuk produk bundling BlackBerry.
“Ke depannya, kita juga berusaha agar bundling ini tidak hanya sekadar Telkomsel menitipkan kartu kepada penyedia handset tapi bagaimana memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan Telkomsel, terutama layanan baru yang bersifat Value Adedd Services (VAS)”, jelasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s