100311 INACA Minta Fuel Surcharge Diberlakukan

JAKARTA–Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) diberlakukan untuk penerbangan domestik guna menutup kerugian akibat semakin tingginya harga bahan bakar pesawat (Avtur).

“Kami akan mengirimkan surat ke Kementrian Perhubungan Udara agar diberikan petunjuk menerapkan fuel surcharge,” ungkap ketua INACA Emirsyah Satar di Jakarta, Rabu (9/3).

Menurutnya, harga avtur yang sudah melewati 10 ribu rupiah per liter sudah tidak ideal bagi maskapai saat ini khususnya untuk penerbangan domestik. “Kita minta diberlakukan fuel surcharge karena sesuai regulasi harga bahan bakar selama ini diakomodir melalui tarif batas atas,” jelasnya.

Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Sapari mengatakan, ada beberapa cara yang dilakukan maskapai untuk menghemat penggunaan avtur seperti dari teknik penerbangan, pengaturan jumlah penumpang, dan bobot pesawat.

Menanggapi hal itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan Herry Bhakti S Gumay mengatakan masih mengevaluasi harga avtur yang fluktuatif selama ini.

“Kami harus lakukan evaluasi yang komparatif. Soalnya batas 10 ribu rupiah yang ada di regulasi itu masih ada ruang untuk bergerak bagi maskapai,” jelasnya.

Dikatakannya, jika ada langkah akomodatif untuk kenaikan harga avtur kecenderungan yang dipilih adalah revisi aturan ketimbang penerapan fuel surcharge. “Kita ada pelajaran pahit soal fuel surcharge dengan tudingan kartel. Walau di pengadilan dimentahkan, kita harus ambil hikmahnya,” katanya.

Selanjutnya Herry mengungkapkan, dari hasil evaluasi yang dilakukan sejauh ini belum ada maskapai yang menabrak regulasi tarif batas atas walau harga avtur mengalami kenaikan. “Semua sudah terkomputerisasi penjualannya sehingga mudah dipantau. Jika ada harga tiket dijual mahal itu perbuatan perantara,” jelasnya.

Harga kontrak freight on board avtur di Singapura untuk kawasan Asia Pasifik sempat menyentuh harga tertinggi pada 24 Februari lalu sebesar  130,6 dollar AS per barel, sementara harga terakhir pada 1 Maret sebesar  127,4 dollar AS per barel.

Sesuai dengan pasal 7 ayat 2 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26/2010 tentang Penetapan Tarif Batas Atas Untuk Angkutan Udara Niaga Berjadwal, jika harga avtur sudah melebihi  10.000 rupiah  per liter dan kondisi itu menambah biaya operasi maskapai penerbangan sebesar 20 persen selama tiga bulan berturut-turut maka maskapai baru diizinkan untuk mengenakan  fuel surcharge.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Aviasi kembali menaikkan harga avtur yang dijualnya selama periode 1 Maret-14 Maret. Harga avtur untuk penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng naik 5,1 persen  dari  83,8 dollar AS  per liter menjadi  88,1 dollar AS  per liter. Sementara harga avtur untuk penerbangan domestik naik 3,7 persen  menjadi  8.481 rupiah  per liter dari  8.173 rupiah per liter.[dni]

100311 Telkom Sinergikan Pemasaran Unit Usaha

 
JAKARTA–PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mensinergikan pemasaran yang dilakukan oleh dua unit usahanya guna mempertegas penguasaan pangsa pasar di segmen masing-masing.

Dua unit usaha yang disinergikan program pemasarannya adalah unit layanan Fixed Wireless Access (FWA) Telkom Flexi dengan TV kabel yang dimiliki oleh TelkomVision.

“Ini adalah bentuk sinergi yang tak bisa dijumpai di operator lainnya. Sinergi bisa berujung efisiensi dan agresifitas mengakuisisi pasar,” jelas Direktur Utama TelkomVision Elvizar di Jakarta, Rabu (9/3).

Dijelaskannya, program bundling yang dijalankan dengan Flexi terbagi dua. Pertama, bundling TelkomVision dan Flexi yang ditujukan bagi retensi pelanggan Flexi Classy dengan penggunaan lebih dari 200 ribu rupiah per bulan serta masa berlangganan lebih dari 6 bulan bagi yang ingin berlangganan Telkom Vision akan mendapatkan diskon paket Hit dari TelkomVision sebesar 50 persen dari harga normal 99 ribu rupiah.

Kedua, menggandeng Flexi dan Bank Mandiri dimanan pemegang kartu kredit Mandiri yang ingin berlangganan paket emas YesTv dari TelkomVision dan melakukan pembayaran dengan Mandiri Power Bills mendapatkan diskon installment 50 persen sebesar 100 ribu rupiah. Tidak hanya itu, pelanggan juga mendapatkan gratis modem dan akses internet Flexinet unlimited selama satu tahun.

“Kami harapkan dari kedua program itu tidak terjadi kanibalisasi pasar tetapi diraih 100 ribu pelanggan baru. Saat ini TelkomVision digunakan sebanyak 300 ribu pelanggan dan akhir tahun nanti diharapkan melonjak menjadi 700 ribu pelanggan,” jelasnya.

Executive General Manager Telkom Flexi Mas’ud Khamid menambahkan, layanannya juga diharapkan akan mengalami lonjakan pelanggan pada tahun ini. “Tahun lalu Flexi digunakan 18 juta pelanggan. Kita harapkan akhir tahun nanti bisa mencapai 20 juta nomor,” jelasnya.[Dni]

100311 MLW Pangkas Harga Modem

JAKARTA–Penyedia modem donggel, MLW Telecom atau SpeedUp memangkas harga perangkat jenis  SpeedUp Cheetah SU-9800U HSPA+ sebesar 30 persen selama acara Mega Bazaar yang berlangsung pada 9-13 Maret di Jakarta.

“Modem ini dibanderol 999 ribu rupiah,  selama acara Mega Bazaar Cheetah turun harga menjadi  699 ribu rupiah dan bonus  akses internet unlimited selama tiga bulan,” ungkap Direktur Produk dan Marketing SpeedUp Tech Rahmad Widjaja Sakti di Jakarta, Rabu (9/3).

Dijelaskannya, modem terbaru itu  sudah terintegrasi dengan aplikasi jejaring sosial, email, sampai video conference.

Menurutnya, modem Cheetah mampu memberikan kecepatan akses hingga 14,4 Mbps untuk pengunduhan dan 5,76 Mbps untuk pengunggahan. Modem yang tersedia dalam warna merah, hijau, dan biru ini juga dilengkapi dengan fitur Studio 9.

Di dalam fitur Studio 9, pengguna yang telah mencolokkan model Cheetah pada laptopnya dapat menikmati layanan Facebook, Twitter, Gmail, Google Chrome, berita, dan video conference dari ooVoo secara langsung. “Tanpa harus membuka web browser dan mengetikkan alamat situs,”tambah Product Manager Computing Division SpeedUp, Mulyadi Chiaki.

Dijelaskannya, layanan video conference dari ooVoo dapat tersambung untuk enam orang di tempat yang berbeda-beda. “Aplikasi ini menggunakan teknologi cloud computing,” katanya.

Vice President Channel Management Telkomsel, Gideon E. Purnomo mengatakan saat ini pengguna modem SpeedUp yang menggunakan layanan Telkomsel diperkirakan mencapai 3 juta orang.

Dikatakannya, modem tersebut  dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia yang telah terjangkau jaringan Telkomsel.[Dni]

100311 XL Tawarkan Perpustakaan Digital

JAKARTA—PT XL Axiata menawarkan perpustakaan digital melalui  layanan data Digital Reading XL yang diharapkan semakin memperkokoh posisi perseroan sebagai salah satu pemain produk seluler berkualitas di masyarakat.

Direktur Marketing XL Axiata Nicanor V Santiago mengatakan, digital reading XL Baca  merupakan jawaban  atas kebutuhan masyarakat dalam mengakses materi publikasi secara mudah dan murah.

“Kita dapat menyaksikan betapa kebiasaan masyarakat dalam membaca pelan namun pasti telah bergeser, dari data berformat tercetak menjadi ke materi digital. Memang, mobilitas masyarakat yang semakin tinggi dan ketersediaan teknologi digital memungkinkan cara yang lebih mudah dalam mengakses data, termasuk ketika dalam kondisi mobile,” katanya di Jakarta, Rabu (9/3).

Dijelaskannya,  aplikasi ini  akan bisa diakses melalui berbagai model handset, baik tablet maupun ponsel data. Pada tahap awal, XL Baca  tersedia dalam paket bundling Huawei S7 yang belum lama berselang diluncurkan untuk pertama kali di Indonesia. Selanjutnya, pada April 2011 nanti XL Baca  juga akan tersedia dalam format yang bisa diakses di berbagai model smartphone.

Adapun  konten dipasok oleh beberapa penerbit buku terkenal seperti  Mizan Digital Publishing (buku), MRA Printed Media (majalah), Tempo (majalah dan surat kabar), The Jakarta Post (suratkabar), dan Tiga Serangkai (buku). Mulai April 2011 nanti, total akan tersedia 25 majalah, 2 suratkabar, dan sedikitnya 900 judul buku.

Menurutnya, tarif yang dikenakan untuk bisa menikmati perpustakaan digital dari XL ini tergolong murah. Untuk mengunduh (pay per download) konten, pelanggan akan mendapatkan tarif 20-40 persen  lebih murah dari harga format cetak.

Untuk konten buku, apabila “menyewa” bulanan, pelanggan akan mendapatkan tarif yang lebih murah lagi, bisa menghemat hingga 75-85 persen  dari harga edisi cetak atau sekitar 2.500 – 17.000 rupiah saja. Sementara itu, untuk konten majalah dan suratkabar, pelanggan akan mendapatkan potongan  10-20 persen  lagi dari tarif “pay per download” apabila berlangganan 1 dan 3 bulan.

”Saat ini pelanggan data XL telah mencapai 27 juta, yang didukung oleh jaringan yang berkualitas dengan BTS sebanyak 22.191 (2G/3G) di seluruh Indonesia. Adanya layanan baru ini diharapkan semakin meningkatkan penggunanya,” harapnya.[dni]

100311 Telkom Perkenalkan @Radio

JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)  memperkenalkan teknologi @Radio yang diharapkan menjadi  jawaban komunitas penyiaran radio  untuk menghadapi perkembangan global dalam industri radio siaran.

“Teknologi @Radio akan merevolusi dunia penyiaran radio di Indonesia penyiar radio semakin mudah menjadi “great public speaker” yang bebas menentukan gaya siaran,” jelas Direktur IT & Supply Telkom Indra Utoyo di Jakarta, (9/3).

Dijelaskannya, inovasi @Radio yang berbasis internet akan memacu efisiensi di operasional penyiaran, memunculkan sumber pendapatan lain, dan mendorong industri konten kreatif untuk maju. ”Teknologi ini berbasis internet protocol sehingga radio tidak lagi memiliki keterbatasan daya pancar dan bisa diakses melalui banyak perangkat,” katanya.

Dipaparkanya, terdapat tujuh fitur utama dalam @Radio. Pertama,  Dynamics live streaming yang mendukung operasi penyiaran radio dimana seluruh “stakeholder radio” yang terlibat  secara terintegrasi dapat bekerja dinamis via website radio.

Kedua, Contextual podcast streaming, fitur ini memudahkan para pendengar untuk memilih hasil produksi seni siaran yang tersedia. Hasil produksi itu bisa dilihat dan didengar secara on demand.

Ketiga,  Stay tune social marketing, fitur ini memudahkan berbagai pihak melakukan promosi hasil produksi seni siaran radio kepada teman-teman dan relasinya dengan cara mengunggah atau mempublish di Facebook, Twitter dan lain-lain. Dan untuk selanjutnya suaranya atau hasil siarannya bisa didengarkan secara langsung pada halaman Facebook teman-teman dan relasi kita.

Keempat, Multi request integration, fitur ini memudahkan proses interaksi dengan pendengar tanpa repot-repot harus membuka satu persatu masing-masing aplikasi spt Facebook, Twitter, web maupun sms. Karena multi request integration terangkum hanya dalam satu halaman web secara praktis.

Kelima, Listening everywhere broadcasting anywhere,  fitur ini memungkinkan setiap orang bisa mendengarkan radio tidak harus menggunakan radio. Siaran radio dapat diakses dengan HP, iPad, iPphone, Galaxi Tab, dan lain-lain.

Keenam, Radio business innovations, fitur ini memungkinkan pendengar bisa mengakses konten premium, juga bisa menyusun play list content audio untuk mendengarkan kapan saja. Hal ini menjadi konsep baru penyiaran, “one to one broadcasting”.

Ketujuh, Radio on applications market, fitur ini menjadikan aplikasi radio dapat di down load melalui market aplikasi yang dimulai dari Android market selanjutnya ke market aplikasi popular lainnya seperti Apple store hingga market SmartTV.

“Fitur-fitur tersebut akan terus dikembangkan melalui integrasi fitur berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Sehingga tidak lama lagi @Radio memiliki kemampuan “Voice Control & Respond”  atau disebut Radio 3.0,” jelasnya.[dni]

100311 Aksi Cerdik Mengemas Produk

iPad yang diproduksi oleh Apple diperkirakan akan tetap mempimpin pasar tablet global dalam jangka pendek dan menengah. Namun, pesaing seperti RIM dengan BlackBerry Playbook atau Samsung melalui Galaxy Tab berbasis Android diperkirakan juga akan meraih pangsa pasar yang relatif cepat dalam jangka pendek.

iPad sebagai komputer tablet sebenarnya bukanlah perangkat yang sifatnya mendesak untuk dimiliki seperti halnya komputer atau ponsel. Tetapi, CEO Apple Inc Steve Jobs yang jenius berhasil melakukan aksi cerdik mengemas produk guna menyakinkan sebagian konsumen untuk membeli iPad dan mengemasnya menjadi perangkat yang dibutuhkan.

Menurut Jobs, konsumen membutuhkan perangkat yang posisinya berada diantara notebook dan ponsel walau sudah ada netbook yang ringan dan kecil tetapi spesifikasinya terbatas sehingga mengurangi kenyamanan dan kinerjanya kurang bagus.  Maka dihadirkanlah iPad yang dianggap mampu memenuhi kebutuhan  yang menginginkan perangkat diantara notebook dan ponsel.

Research Vice President Gartner Carolina Milanesi menjelaskan, berbeda dengan perangkat lainnya yang bsia berjalan berdampingan, komputer tablet memiliki potensi untuk membunuh perangkat lainnya.

”Sifat all in one dari tablet ini mengakibatkan kanibalisasi perangkat elektornik lainnya seperti e-reader, gaming devices, dan media player. Mini notebook akan menderita dari ancaman kanibalisasi mengingat harga rata-rata turun di bawah 300 dollar AS dalam dua tahun ke depan,” katanya.

Senior Consultant, Information & Communication Technologies, Frost & Sullivan Indonesia Iwan Rachmat mengungkapkan, belakangan ini sektor usaha menunjukkan  peningkatan minat dalam pengunaan tablet.

”Dari total unit yang terjual di seluruh dunia pada  2010, hanya 5 persen dibeli oleh sektor  bisnis. Kedepannya persentase ini diharapkan akan meningkat dan mencapai 30 persen  pada 2015,” katanya.

Diungkapkannya, secara umum, tablet memiliki nilai jual unik yang sangat kuat terutama bagi sektor penjualan yang memiliki fokus industri yang bervariasi. Industri yang menjadi pelopor dalam penggunaan tablet adalah sektor farmasi, konstruksi dan consumer goods, yang telah memiliki kisah sukses bisnisnya tersendiri.

Terkait aplikasi, kemungkinan besar yang akan paling sering digunakan adalah email dan sales support software, seperti CRM dan Business Intelligence tools.

“Namun, masih ada faktor yang menghambat penetrasi tablet di pasar korporat, penggunaan dan akses melalui tablet yang belum umum, terbatasnya pengembang aplikasi, rendahnya jumlah data plans 3G, subsidi khusus untuk tablet dan harga  yang tinggi di pasar lokal, ” paparnya

Menurut Iwan, secara umum hal-hal yang dapat mendorong penggunaan tablet  di Indonesia antara lain  akses  broadband  yang lebih baik, dimana saat ini penetrasi wireless broadband telah  mencapai 17 persen pada  2010.

Harga perangkat yang mulai kompetitif seiring  maraknya produk-produk saingan iPad seperti Samsung Tab, HP, Blackberry, Acer.  Saat ini iPad masih dianggap sebagai tablet premium dengan harga sekitar 7 jutaan rupiah. Sementara di low-end  Acer bisa didapat dengan harga 3 – 4 jutaan rupiah.

Berikutnya, sistem operasi,  saat ini Apple O/S dan Android masih dominan di pasar dan adopsi untuk O/S dari beberapa tablet  kedepan akan menentukan keberhasilan penetrasi di pasar. Dukungan  operator support dalam bentuk program bundling.

Tarif internet yang  yang semakin murah dan penyelenggara  bersaing ketat sehingga akan mendorong pengunaan layanan data atau  internet yang lebih besar.

Terakhir, social networking; maraknya situs jejaring sosial  seperti Facebook dimana  Indonesia pengguna terbesar kedua di dunia  dan Twitter (Pengguna terbesar pertama di Asia)  secara tidak langsung mendorong pasar  tablet.[dni]

100311 iPad2: Upaya Raksasa Mempertahankan Pangsa Pasar

Apple Inc sepertinya tak berpuas diri dengan posisi komputer tabletnya, iPad, sebagai penguasa pasar pada tahun lalu. Pada 2010, iPad  terjual  sebanyak 15 juta unit  atau menguasai 77 persen dari total 19,5 juta unit tablet yang terjual secara global.

Lembaga riset Gartner memperkirakan pada tahun ini sebanyak 54,8 juta unit tablet akan terjual atau naik 181 persen dibanding 2010 dan melonjak hingga 208 juta unit dalam kurun waktu tiga tahun mendatang. Pada 2011 diperkirakan hampir 100 jenis tablet baru akan bermunculan.

Tidak mau kehilangan momentum, CEO Apple, Steve Jobs  mendemonstrasikan iPad generasi kedua (iPad) kala pergelaran  World Web Developer Conference (WWDC) di  San Fransisco, Rabu (2/3).

Piranti baru ini  lebih tipis, ringan dan cepat ketimbang tablet populer yang telah ada. Bobotnya  hanya 1,3 pounds atau 600 gram alias 90 gram lebih ringan dari versi terdahulu dengan tambahan kamera, dukungan perekam video HD dan playback, prosesor lebih cepat dan beberapa fitur lain. Meski 1/3 lebih tipis ketimbang versi terdahulu, iPad 2 memiliki daya tahan baterai yang sama.

Piranti versi baru juga memasukkan versi sistem operasi Apple mobile yang telah dimutakhirkan, iOS 4.3. sistem operasi ini  didesain untuk mendongkrak kinerja browser dan menambah lebih banyak dukungan untuk AiPlay, alat untuk melakukan streaming audio dan video di antara piranti yang sejalan dengan iPad.

“Kami pikir 2011 akan  menjadi tahun iPad2. Piranti ini akan tersedia di pasar pada 11 Maret nanti dalam dua warna yakni hitam dan putih” ujar Jobs.

Banderol perangkat ini  setali tiga uang dengan pendahulunya,  dimulai dengan  500 dolar (Rp5 jutaan) untuk model Wi-Fi berkapasitas 16 GB. Piranti juga tersedia dalam versi 3G.

Jobs menegaskan, pemutakhiran fitur  menjawab banyak kritik yang dilontarkan terhadap iPad generasi 1, terutama ketiadaan kamera untuk merekam video dan konferensi web.

Apple juga mendemonstrasikan dua aplikasi iPad yang akan dijual pada Maret yakni GarageBand dan iMovie. Keduanya terlihat sebagai software canggih yang telah dioptimalkan untuk iPad. Software yang juga telah dijual untuk pengguna Mac OS X akan dilepas seharga 5 dolar (Rp 50 ribuan) di Apps Store.

Dua aplikasi tadi didesain untuk melakukan pekerjaan kreatif. Ini adalah jawaban salah satu kritik terbesar terhadap iPad yang dituding hanyalah piranti konsumsi, cocok untuk membaca, beselancar, menonton video, tapi bukan untuk berkreasi.

Siap Sambut
Direktur Utama Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto mengungkapkan, sebagai penyedia akses internet broadband telah menggandeng reseller produk Apple seperti Emax dan Estore untuk bundling kartu IM2 versi micro sim yang cocok untuk tablet tersebut.

”Untuk iPad generasi kedua, IM2 memiliki ragam produk 3,5G broadband baik prabayar maupun pascabayar yang memang khusus diciptakan untuk penggunaan data. Untuk paket layanan unlimited, pengguna dapat memilih paket mulai dari 50 ribu rupiah  untuk masa  aktif 30 hari  sampai paket unlimited 200 ribu rupiah,” jelasnya.

Menurutnya, dibandingkan operator telekomunikasi lain, layanan dari IM2 akan lebih cocok untuk perangkat tablet karena penggunaan dari mulai aktivasi, isi ulang hingga cek
penggunaan dapat diakses via web, sehingga tidak perlu cabut pasang SIM Card
untuk mendaftar layanan via SMS atau UMB. Keunggulan ini yang membuat ada 1.500  pengguna iPad yang resmi tercatat di jaringan anak usaha Indosat itu.

Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer  mengungkapkan telah menyiapkan produk  AHA link dan AHA touch yang bisa menjadi portable wifi hotspot untuk koneksi  iPad2. ”Kami belum masuk ke produk micro sim selama produk yang dijual di Indonesia masih terbatas untuk teknologi GSM. Jika yang masuk ke Indonesia berbasis CDMA Evolution Data Optimized (EVDO), baru relevan,” jelasnya.

VP Channel Management Telkomsel Gideon Edi Purnomo  mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk datangnya iPad2 selain memperkuat kapasitas akses data khususnya melalui 3G. ”Penawaran akses data juga belum berubah mash  75 ribu rupiah untuk  unlimted 300 Mbps,” katanya.

GM Channel MDS XL Axiata Handono Warih  mengungkapkan, saat ini terdapat 10 ribu pengguna micro sim khusus iPad yang menggunakan paket data unlimited 99 ribu rupiah dengan kecepatan 3,6 Mbps. ”Kami akan meperkuat kerjasama dengan  Apple Reseller untuk iPad2,” tuturnya.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono meminta Apple Inc untuk memperhatikan potensi pasar Indonesia dengan menghadirkan produk itu lebih cepat di tanah air. ”Belajar dari iPad pertama dimana perangkat itu masuk ke pasar lokal sehingga menimbulkan banyak barang ”tentengan” digunakan oleh masyarakat. Ini jelas merugikan negara dari sisi pajak karena tidak jelas pintu impor masuk darimana,” katanya.

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Suhanda Wijaya mengatakan, posisi tawar Indonesia terlihat lemah di mata Apple karena volume penjualan yang dianggap masih terlalu kecil serta hal lain yang terkait dgn infrastruktur dan aplikasi.  ”Sampai sekarang kita masih belum memiliki angka pasti pengguna iPad. Ini berbeda dengan  BlackBerry dimana sudah ada angka pasti sehingga prinsipalnya bisa didorong membuka kantor di Indonesia,” jelasnya.
Sedangkan praktisi telematika Faizal Adiputra memperkirakan iPad2 akan mengikuti jejak pendahulunya di pasar global dan lokal. ”Secara spesifikasi, iPad2 diatas semua kompetitornya.  Di Indonesia tetap akan hype, tetapi tidak sedahsyat pendahulunya. Soalnya produk Apple itu ada pengguna fanatiknya, mereka ini yang akan membeli pertama kali nantinya,” jelasnya.

Praktisi telematika lainnya, Abul A’la Alamujudy mengakui, akan susah mengalahkan iPad karena eksositemnya sudah terbentuk. ”Sekarang tinggal bagaimana Indonesia memanfaatkan potensi pasar yang besar tidak dipandang sebelah mata oleh Apple. Sekarang itu tidak hanya waktu masuk perangkat saja yang telat, aplikasi lokal pun di Apps store belum mendapatkan tempat yang layak. Ini pekerjaan rumah bagi semua pemain teknologi informasi,” tegasnya.[dni]