090311 SIA Buka Rute Ke Brazil

JAKARTA—Maskapai Singapore Airlines (SIA) membuka rute penerbangan ke Brazil mulai 28 Maret nanti untuk memperluas pangsa pasar dan memanjakan pelanggannya.

“Kami akan melayani rute ke Brazil dengan kota tujuan Sao Paolo melalui Barcelona di Spanyol,” ungkap GM Singapore Airlines Indonesia David Lau di Jakarta, Selasa (8/3).

Dijelaskannya, Sao Paolo merupakan kota destinasi pertama dari maskapai tersebut di Amerika Latin. Penerbangan tersebut akan beroperasi antara Barcelona dan Guarulhos (Bandara Internasional Sao Paolo), berdasarkan perjanjian kerjasam codeshare dengan Spanair yang merupakan salah satu mitra SIA dalam Star Alliance. Kerjasama iotu akan memfasilitasi penerbangand ari jaringan Spanair ke Sao Paolo melalui poros (Hub) Barcelona.

Saat ini SIA melayani penerbangan yang menghubungkan Singapura dan barcelona setiap hari, melalui Milan, Italia. Adanya layanan baru tersebut, tiga penerbangan akan beroperasi secara non stop menghubungkan Singapura-Milan-Barcelona. Untuk memastikan rute ke Barcelona dan Milan dilayani tujuh kali per minggu, layanan penerbangan non stop tiga kali seminggu rute Singapura-Milan akan segera diluncurkan.

“Kami akan menggunakan Boeing 737-300 ER untuk rute baru ini. Pesawat ini menawarkan layanan first class yang memiliki kenyamanan tingkat tingi,” katanya.

Sementara berkaitan dengan kenaikan harga avtur di pasar internasional, Juru bicara Singapore Airlines Glory Henriette menjelaskan, maskapainya telah menaikkan biaya tambahan bahan bakar sebesar 5 persen beberapa waktu lalu. “Kami tidak membebankan sepenuhnya komponen bahan bakar di fuel surcharge.  Ada komponen lain yang ikut menanggung kenaikan bahan bakar,” jelasnya.

Pada kesempatan lain, Direktur Keuangan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan mengungkapkan, maskapainya menyiapkan strategi khusus untuk bersaing di rute internasional. “Garudaakan memperbanyak  direct flight karena kami menginginkan Jakarta menjadi hub untuk business traveller dan Denpasar bagi wisata,” jelasnya.

Diungkapkannya, pada tahun ini direncanakan ada 11 dari 20 tujuan negara di luar negeri yang akan menjadi bidikan direct flight dan pada 2015 menjadi  16 dari 20 negara. Beberapa negara yang akan ditambah frekuensinya adalah Malaysia, Singapura, Australia, Jepang, Hong Kong, Arab Saudi, China, Thailand, dan Taiwan.

Menanggapi rencana dari Garuda tersebut, Glory mengaku tidak gentar karena masing-masing maskapai memiliki cara untuk memenangkan persaingan. “Pada ujungnya yang senang itu adalah konsumen. Kami terbuka saja dengan adanya persaingan,” tegasnya.[dni]