080311 Izin Siskomdat Akan Diperketat

JAKARTA—Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana memperketat izin layanan system komunikasi data (Siskomdat) agar pemain lokal bisa bersaing di pasar.

“Siskomdat itu seperti kantong dimana layanan-layanan yang tidak ada pada definisi telekomunikasi dan telekomunikasi khusus berada. Kami ingin memilah dan memperketat pemberian lisensinya agar jelas kategori jasa yang masuk dalam Siskomdat,” ungkap PLT Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo M. Budi Setyawan di Jakarta, Senin (7/3).

Diungkapkannya, rencananya pemilahan secara lengkap masalah Siskomdat akan dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang Konvergensi yang diusulkan ke parlemen. “Kami juga akan mengusulkan pembatasan kepemilikan asing di Siskomdat. Sekarang terlalu longgar dimana asing bisa berkuasa hingga 95 persen dalam komposisi saham,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Pusat Informasi dan Humas  Kemekominfo  Gatot S Dewo Broto mengungkapkan,  raksasa telekomunikasi Amerika Serikat, AT&T, siap meramaikan pasar  Siskomdat Indonesia setelah mendapat izin prinsip, disusul pengajuan  izin penyelenggaraan pekan lalu.

Dijelaskan Gatot, layanan sistem komunikasi data sendiri merupakan salah satu bagian dari jasa multimedia. Hanya saja layanan ini kurang begitu populer di masyarakat, karena memang  target pasarnya lebih ke segmen korporat.

“AT&T bisa masuk ke pasar Indonesia  karena sesuai Peraturan Presiden nomor 36 tahun 2010 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Di regulasi itu  bidang Siskomdat dibuka untuk asing hingga 95 persen,” katanya.

Berdasarkan catatan,  saat ini ada 9 perusahaan yang memegang izin penyelenggara Siskomdat di Indonesia, semuanya murni investasi domestik.  Kesembilan pemain itu adalah PT Sejahtera Globalindo, PT Sistelindo Mitralintas, PT Centrin Nuansa Teknologi, PT Berca Hardayaperkasa, PT Dini Nusa Kusuma, PT EDI Indonesia, PT Imani Prima, PT Patrakom, PT Aplikanusa Lintasarta.

“AT&T akan menjadi pemain asing pertama yang masuk ranah Siskomdat. Pemain asing lain mungkin nanti pada menyusul.  Masalah pemberian izin,  Kemenkominfo  memegang teguh pada ketentuan yang ada,” tegas Gatot.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s