040311 IAA Siap Melantai di Bursa Kuartal IV

JAKARTA–Maskapai berbasis Low Cost Carrier (LCC), Indonesia Air Asia (IAA) siap melantai di bursa saham pada kuartal keempat 2011 melalui penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

“Diperkirakan  pada akhir kuartal III atau kuartal IV, IAA akan melantai di bursa. Kami sudah menseleksi underwritter pada 1 Februari lalu dan ditunjuk dua joint lead underwritter CIMB dan Credit Suisse,” ungkap Presiden Direktur IAA Dharmadi di Jakarta, Kamis (3/3).

Diungkapkannya, perseroan akan melepas sekitar 15-20 persen saham ke pasar yang memiliki konsekuensi terdilusinya secara proporsional kepemilikan saham lama. Target dana yang diharapkan dari IPO itu sekitar 150-200 juta dollar AS.

Dijelaskannya, tujuan dari aksi korporasi itu adalah membeli pesawat baru dimana ditargetkan jumlah armada menjadi 30 unit dari 14 unit pada 2015 nanti. Selain itu juga untuk memperkuat modal untuk mendukung operasional jangka panjang dan meningkatkan modal kerja.

Presiden Komisaris IAA Pin Harris menambahkan, perseroan mengharapkan nilai saham kala dilepas ke pasar dibawah seribu rupiah agar likuid. “Idealnya nilainya dibawah seribu rupiah. Masalah berapa jumlah saham yang dilepas persentase pemilik lama yang terdilusi, kita tunggu kalkulasi underwirtter,” katanya.

Diungkapkannya, nantinya para pemegang saham lokal dari maskapai ini juga akan membuat satu entitas baru sehingga aturan single majority dimana pemodal lokal dominan di sektor penerbangan bisa terpenuhi.”Pilihan yang diberikan regulasi penerbangan itu individu atau holding. Kami memilih holding. Pembentukannya tunggu waktu,” jelasnya.

Untuk diketahui, sesuai Undang-undang Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, Pasal 108 ayat (3) mensyaratkan bahwa efektif 1 Januari 2012 badan usaha angkutan udara niaga nasional seluruh atau sebagian besar modalnya (51%) harus dimiliki oleh badan hukum atau warga negara Indonesia. Jika kepemilikan Indonesia terbagi atas beberapa pemilik modal, maka salah satu pemilik modal nasional harus tetap lebih besar dari keseluruhan pemilik modal asing

Saat ini saham dalam negeri Indonesia AirAsia dimiliki oleh tiga pihak, yaitu Sendjaja Widjaja sebesar 21 persen, Pin Harris 20 persen, dan PT Fersindo Nusaperkasa 10 persen. Sementara 49 persen  saham asingnya dimiliki oleh AirAsia Berhad melalui AirAsia International Limited (AAIL).

Maskapai menargetkan pendapatan  3,3 triliun rupiah tahun ini, naik 20 persen  dibandingkan realisasi 2010 sebesar  2,7 triliun rupiah. Naiknya target pendapatan, diimbangi dengan menaikkan 14,7 persen  target jumlah penumpang dari 3,92 juta tahun lalu menjadi 4,5 juta pada 2011.

Sedangkan laba bersih 2010 sebesar 474 miliar rupiah atau tumbuh 351 persen dibandingkan periode 2009 yang rugi 189,250 miliar rupiah.

Kepala Sub Direktorat Pengembangan Usaha Angkutan Udara Kementerian Perhubungan
Djoko Murjatmojo, mengaku instansinya sudah mendapat laporan awal mengenai rencana IPO maskapai tersebut.

“Dengan pemegang saham dalam negeri menjadi satu entitas, artinya Indonesia AirAsia sudah memenuhi ketentuan kepemilikan modal menurut Undang-undang. Sehingga kemungkinan besar mereka akan menerbitkan saham baru untuk dijual ke publik. Tetapi sampai saat ini kami belum mendapat laporan rincinya,” ujar Djoko.

Kepala Riset Recapital Securities Pardomuan Sihombing  menyarankan IAA  untuk memperhatikan sejumlah hal terkait pelaksanaan IPO.

“Waktu masuk ke pasar  harus diperhatikan, jangan melakukan ketika pasar sedang bearish seperti saat ini. Kemudian perhatikan kredibilitas penjamin emisinya, karena kesuksesan IPO ditunjang oleh kesuksesan penjualan saham oleh penjamin emisi,” ujarnya.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s