240211 BHP Smart Segera Dituntaskan

JAKARTA—Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomifo) segera menuntaskan masalah pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi milik PT Smart Telecom (Smart) yang menggantung sejak empat tahun lalu.

“Sejak 2007 operator Smart tidak menuntaskan pembayaran BHP frekuensi yang mencapai nilai 737 miliar rupiah. Angka itu di luar denda setiap bulannya sebesar dua persen,” ungkap Anggota Komisi I DPR-RI HM Gamari di Jakarta, Rabu (22/2).

Menurutnya, masalah pembayaran BHP harus dituntaskan mengingat angka rupiahnya lumayan besar. ”Jika mau ada penghapusan atau pengurangan nilai, sesuai undang-undang jika di atas 100 miliar rupiah itu harus mendapatkan persetujuan DPR. Secepatnya Menkominfo membereskan masalah ini karena pungutan BHP masuk ke dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” tegasnya.

Staf Khusus Menkominfo yang juga anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI),  Adiseno mengakui ada pembayaran BHP yang belum dilakukan oleh Smart, tetapi masalah itu dalam tataran BRTI sudah selesai.

”Ada dispute perhitungan antara Kemenkominfo dengan Smart. Operator itu minta dipotong besaran pembayaran 50 persen dari angka yang dihitung pemerintah. Sekarang keputusannya ada di tangan Menkominfo. Harus diingat ini baru potensi kerugian negara karena Smart belum membayar,” jelasnya.

Presiden Direktur Smart Telecom Sutikno Widjaja menolak disebut menunggak setoran ke negara  karena selama ini membayar BHP, jasa telekomunikasi, dan Universal Service Obligation (USO) mencapai 130 miliar rupiah . ”Kami hanya ingin disamakan pola pembayaran dengan operator berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) lainnya. Kita juga ingin masalah ini secepatnya diselesaikan,” tegasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s