190210 Komputer Jinjing Masih Mampu Bersaing

JAKARTA—Komputer Jinjing (Laptop) diyakini masih mampu untuk bersaing ditengah mulai membanjirnya varian komputer tablet pada tahun ini.

”Pasar Laptop dan Tablet itu berbeda. Masing-masing ada segmen pasarnya, sehingga keduanya masih memiliki pertumbuhan penjualan pada tahun ini,” ungkap Division Head Manager PT Intech Surya Abadi Tjandra Lianto di Jakarta, Jumat (18/2). Perusahaan ini adalah vendor komputer dengan merek Advan Digital.

Dijelaskannya, pasar Laptop adalah pengguna yang memperhatikan performa perangkat dan menunjang pekerjaannya. Sedangkan tablet lebih kepada pengguna mobile dan suka fitur hburan. ”Keduanya memiliki perbedaan sehingga justru membuat penjualan komputer secara keseluruhan pada tahun ini bisa tumbuh tinggi,” jelasnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan IDC, pasar Laptop nasional diperkirakan tumbuh antara 35-40 persen pada tahun ini dengan total volume mencapai 4 juta unit. Sedangkan secara global penjualan tablet pada tahun ini sekitar 54 juta unit.

Menurutnya, pasar notebook nasional sangat menjanjikan pada tahun ini dimana ada pergeseran ke Laptop dengan harga yang lebih murah dan lebih terjangkau. Potensi itu tercermin dari komposisi perbandingan penggunaan di Indonesia dimana komposisinya 1:2. Artinya ada satu penggunaan notebook digunakan dua pengguna PC.

”Produk terbaru Advan Soulmate M4-33125 dengan menggandeng AMD diluncurkan dengan harga sekitar tiga juta rupiah. Ini menjawab keinginan pasar yang membutuhkan produk dengan harga terjangkau tetapi berkualitas,” jelasnya.

Notebook Advan Soulmate baru itu dilengkapi kartu grafis ATI Radeon HD 4250 yang mampu mendekoding video high definition (HD) dan menggunakan konsumsi daya lebih sedikit dibandingkan versi sebelumnya HD 4200. Dengan graphic card ini, pengguna notebook dapat menikmati kualitas video HD dan bermain game, selain melakukan aktivitas presentasi dan akses internet untuk berselancar atau chatting. Rencananya Advan akan melepas 2.000 unit produk baru itu ke pasaran di tahap pertama. Langkah ini bagian dari strategi meraih 10 persen pangsa pasar pada tahun ini.

Sementara itu Country Manager AMD Indonesia Heryanto Arif yang menjadi rekanan dalam menyediakan prosesor juga optimistis pasar notebook nasional tumbuh signifikan. “Kami sudah menjalin kerja sama dengan 4 vendor lokal dan semua vendor multinasional tahun ini menyusul teknologi prosesor dengan inovasi baru,” ujarnya.

Dikatakannya, inovasi itu diantaranya teknologi baru yang menggabungkan central processing unit (CPU) dengan graphic card sehingga mempengaruhi daya tahan baterai, desain dan format notebook dengan bentuk yang lebih tipis, penghematan konsumsi energi, dan menunjang kemampuan multimedia. “Trennya sekarang konsumen menyukai format yang semakin kecil namun semakin powerfull,” tegas Heryanto.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s