170210 Perdagangan Bebas Ancam TIK

JAKARTA—Penerapan sistem perdagangan bebas merupakan ancaman bagi pengembanagn Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) karena manufaktur Indonesia belum siap untuk bersaing.

“Indonesia salah satu negara yang tinggi menggunakan TIK. Jika perdagangan bebas dipaksakan untuk sektor TIK, Indonesia dalam posisi rugi besar  karena hanya mendapatkan  porsi untuk outsoucing dari outsorcing lainnya, bukan langsung dari si pemilik proyek,” ungkap Presiden Direktur Xirka Dama Persada Sylvia W. Sumarlin kepada Koran Jakarta, belum lama ini.

Diungkapkannya, saat ini kondisi maufaktur TIK Indonesia dalam keadaan stagnan walaupun memiliki sumber daya penelitian dan pengembangan yang kuat.

“Komponen untuk TIK  masih banyak impor. Lebih dari 60 persen  pekerjaan manukfakturing TIK bukan milik Indonesia. Perlu insentif dari pemerintah atau swasta untuk mendukung Indonesia dalam manufakturing TIK, jika ingin 2014 siap berkompetisi dengan pihak luar,” katanya.

Menurutnya, jika pemerintah tidak memberikan insentif bagi manufaktur lokal, Indonesia bisa menjadi tempat penampungan teknologi yang sudah kadarluwarsa.

Masih menurutnya, kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat telekomunikasi i sudah bagus.  TKDN dimulai dengan jenis perangkat yang pasarnya sudah terbentuk (existing demand) dan  produsen lokal, bukan kepada mitra asing untuk menjamin keberlangsungan manufakturing.

“Selain itu diharapkan ada penurunan nilai pajak impor, sehingga bisa bersaing dan  insentif bunga bagi manufaktu,” katanya.

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono mengatakan, untuk menata industri manufkatur TIK lokal tidak bisa secara instant dengan hanya mengandalkan TKDN.

“Harus ada tahapan yang jelas dan dukungan semua pihak. Misalnya sektor pembiayaan, hingga saat ini pemain manufaktur lokal itu kewalahan mendapatkan pinjaman bank karena dianggap tidak menguntungkan,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s