110211 LG Siap Tambah Tiga Varian Android

JAKARTA—Penyedia telepon seluler (ponsel) dari Korea Selatan, LG Mobile Indonesia, akan menyiapkan tiga varian baru ponsel pintar berbasis system operasi Android hingga semester pertama tahun ini.

“Kami sudah mengeluarkan satu ponsel Android yakni LG Optimus One. Rencananya akan keluar tiga lagi mengingat ponsel berbasis  Android akan menjadi tren pada tahun ini,” ungkap Marketing Director LG Electronics Indonesia (LGEIN) David Tjokro di Jakarta, Kamis (10/2).

Android adalah  sistem operasi  yang di standardisasi oleh Open Handset Alliance dan saat ini berada di ranking pertama digunakan oleh smartphone di negeri Obama dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 33 persen.  Keunggulan dari sistem operasi ini adalah realtime OS, multitasking, dan didukung sekitar  ratusan ribu  applikasi.

Presiden Direktur LGEIN Kim Weon Dae mengungkapkan, ponsel Optimus One dalam waktu 65 hari dilepas ke pasar dunia telah terjual sebanyak dua juta unit. “Ini membuktikan ponsel besutan LG dipercaya oleh pasar. Sekarang Optimus One hadir di pasar Indonesia yang mulai keranjingan Android,” katanya.

Dijelaskannya, dalam menjual LG Optimus One ke pasar Indonesia perseroan menggandeng Telkomsel melalui paket bundling Optimus One-simPATI yang memberikan gratis internet 300 MB per bulan selama 6 bulan dengan melakukan pengisian pulsa minimal 100 ribu rupiah setiap bulannya. Selain itu juga ada gratis voucher isi ulang pulsa senilai 200 ribu rupiah. Harga ponsel sendiri sekitar 2,8 juta rupiah.

“Kami akan mengahdirkan ponsel Android yang menyasar berbagai segmen dari kalangan atas, menengah, hingga bawah yang tercermin dari harga produk. Diharapkan adanya ponsel-ponsel Android membuat penguasaan pangsa pasar perseroan mencapai 15 persen pada tahun depan,” kata David.

Sementara Deputy VP Channel Management Telkomsel Agus Setia Budi mengungkapkan, di jaringannya sudah ada 10 ribu ponsel berbasis Android yang biasa mengakses data. “Biasanya per bulan konsumsi bandwidth yang dihabiskan pelanggan mencapai 150 MB,” katanya.

Ditegaskannya, sebagai operator pertama yang mengenalkan Android ke pasar Indonesia tiga tahun lalu, Telkomsel memiliki tiga strategi untuk memasarkannya. Pertama, meningkatkan penetrasi perangkat yang bias berkomunikasi dengan jaringan dan pengguna. Kedua, menawarkan paket data yang memiliki nilai lebih bagi pengguna. Terakhir, memberikan nilai tambah berupa aplikasi yang berguna.

Sebelumnya, lembaga riset  Gartner memperkirakan dua tahun mendatang, platform terbuka untuk smartphone dari open handset alliance berbasis pada  Linux dan Java itu akan berada di posisi nomor dua digunakan di dunia.

Kondisi di Indonesia pun mulai menunjukkan akan munculnya tsunami Android pada tahun ini. Hal itu bisa dilihat dengan  adanya sekitar 200 ribu penggunanya.[dni]