100211 Indonesia Harus Mampu Mengoptimalkan TIK

JAKARTA—Indonesia harus mampu mengoptimalkan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar tidak menjadi bangsa konsumen teknologi.

“Kita tidak boleh gagal menangkap peluang yang ditawarkan dunia TIK. Langkah mengoptimalkan itu bisa dimulai dengan tidak memandangnya hanya sektor tetapi bidang di pemerintahan sehingga perhatian yang diberikan lebih besar,” tegas Sekjen Kemenkominfo Basuki Yusuf Iskandar di Jakarta, Rabu (9/2).

Menurutnya, selama ini masyarakat Indonesia tak lebih dijadikan pasar oleh perusahaan global dalam memasarkan inovasi teknologi. “Kita ini serba salah. Di hulu, manufakturnya mati suri, di hilir utilitas belum optimal. Kalau sudah begini dibutuhkan komitmen dan konsistensi dari semua pihak untuk mengembankan TIK,” tegasnya.

Dijelaskannya, dalam pengembangan TIK peran pemerintah dibutuhkan agar tidak semua inovasi dikonsumsi tanpa ada batasan yang jelas. “Lihat saja, semua teknologi mulai dari Global System Mobile Communication (GSM< Code Division Multiple Access (CDMA), hingga Wimax diadopsi. Kalau saya lihat yang rugi justru pelaku usaha karena setiap sebentar mengganti perangkat,” ketusnya.

Sayangnya, ditengah semangat Kemenkominfo mengembangkan TIK, Asdep Telematika dan Utilitas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Eddy Satriya mengungkapkan, dalam Perpres 24/2010 tentang tugas dan fungsi kementrian, Kemenkominfo justru dimasukkan dalam koordinasi Menkopolhukam. ‘Ini seperti menghilangkan aspek ekonomi dari TIK dan lebih melihat dari sisi asepk sosial budaya,” keluhnya.

Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Setyanto P Santosa menyesalkan, Kemenkominfo masuk dalam protofolio Menkopolhukam. “Suatu keputusan yang tidak tepat karena sesungguhnya TIK lebih besar bobotnya sebagai infrastruktur ekonomi. Apalagi sekarang sedang heboh tentang broadband ekonomi. Ini kekeliruan terbesar dilakukan pemerintah,” sesalnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s