060111 Restrukturisasi Kemenkominfo Sebaiknya Dikaji Ulang

JAKARTA—Center for Indonesia Telecommunications Regulation Study (Citrus) meminta restrukturisasi Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ditinjau ulang mengingat fungsinya sebagai pembina industri strategis yang bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

“Jika mau melakukan perubahan harus tercermin pada struktur organisasi dan penunjukan personalnya. Perlu diingat, ini adalah lembaga teknis yang sangat strategis,” kata Pendiri Citrus Asmiati Rasyid kepada Koran Jakarta, Rabu (5/1).

Diharapkannya, jika pun terjadi perubahan, struktur baru harus lebih baik ketimbang yang lama. “Saran saya pengelolaan spektrum bukan di bawah Menkominfo dan harus diposisikan lebih tinggi karena ini terkait lintas kementrian dan regulator. Indonesia butuh Badan Pengelola Spektrum Nasional. Jika masih seperti sekarang, spektrum direbutkan banyak pihak karena besarnya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” katanya.

Selain itu, tidak tepat rasanya sektor Pos masih digabung dengan telekomunikasi dalam satu direktorat. “Harusnya berkaca pada negara maju dimana usaha Pos bisa untung. Ini harus dibenahi,” tegasnya.

Sebelumnya, Menkominfo Tifatul Sembiring telah menetapkan struktur baru berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo No17/PER/M.KOMINFO/10/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kominfo. Struktur baru yang mulai berlaku adalah Sekretaris Jenderal, Irjen, Ditjen Sumberdaya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ditjen Aplikasi Informatika, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik dan Badan Litbang SDM.

Tifatul sendiri untuk sementara masih belum menunjuk pejabat definitif. Saat ini adanya Pelaksana Harian (PLH) mulai dari Eselon I hingga Eselon IV. Contohnya, Plh Sekjen Kementerian Kominfo Basuki Yusuf Iskandar, Plh Irjen Agung Widjayadi, Plh Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Muhammad Budi Setiawan, Plh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Bambang Subiantoro, Plh Dirjen Aplikasi Informatika Ashwin Sasongko, Plh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Freddy Tulung, dan Plh Kepala Badan Litbang SDM Cahyana Ahmadjayadi.

Kabar beredar mengapungkan nama Basuki Yusuf Iskandar sebagai Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika. Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Infromatika diduduki Azhar Hasyim dan M. Budi Setyawan di pos Dirjen Aplikasi dan Informatika.

Untuk posisi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik dipegang oleh Freddy Tulung, Badan Litbang SDM oleh Cahyana Ahmadjayadi, serta Sekjen oleh Aizirman Djusan. Tim Penilai Akhir (TPA) sendiri dikabarkan sudah mengirimkan hasil penilaian kepada Menkominfo Tifatul Sembiring pada Desember 2010.

Kemenkominfo sendiri pada 2011 mendapatkan Pagu Definitif sebesar Rp 3.45 triliun rupiah atau meningkat cukup signifikan, mengingat sebelumnya untuk tahun 2009 adalah sebesar 2.131 triliun rupiah dan 2010 sebesar 2.889 triliun rupiah.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s