181110 Garuda Tambah Kapasitas Ke Solo

JAKARTA—Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, menambah kapasitasnya ke Solo sehubungan dengan masih ditutupnya bandara Adi Sucipto, Jogjakarta hingga 20 Nopember 2010.

“Untuk memenuhi permintaan para penumpang tujuan Jogjakarta – yang melakukan penerbangan lewat Solo – maka Garuda Indonesia mulai tanggal 18 hingga 20 Nopember menambah kapasitas penerbangan dari Jakarta ke Solo pp masing – masing sebanyak dua penerbangan menggunakan pesawat B-737-800NG dengan kapasitas 162 tempat duduk,” ungkap Juru bicara Garuda Indonesia Pujobroto di Jakarta, Rabu (17/11).

Diungkapkannya, dua penerbangan tambahan Jakarta – Solo pp. tersebut adalah sebagai GA–208 Jakarta–Solo, berangkat/tiba : pukul 11.00/12.10 WIB,  GA–209 Solo-Jakarta, berangkat/tiba : pukul 12.55 /14.00 WIB    dam GA–210 Jakarta–Solo, berangkat/tiba : pukul 13.10/14.20 WIB, GA–211 Solo-Jakarta, berangkat/tiba : pukul 15.05 /16.00 WIB

“Dengan penambahan dua penerbangan tersebut, maka pada tanggal 18 – 20 Nopember 2010, penerbangan Garuda Indonesia ke Solo menjadi lima kali per hari, dari sebelumnya tiga kali sehari.,” katanya.

Sebelumnya, Kementrian Perhubungan (Kemhub) memutuskan untuk memperpanjang penutupan Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta selama lima hari ke depan karena menilai debu dari letusan Gunung Merapi masih mengganggu penerbangan.

“Sebelumnya sudah diputuskan bandara itu ditutup hingga 15 November. Melihat keadaan terbaru kita putuskan tetap menutup hingga lima hari kedepan,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Singayudha Gumay .

Menurutnya, meski intensitas letusan Merapi telah menurun, namun masih ada awan debu yang mengganggu. “Letusan masih terjadi dan angin menuju arah selatan dan barat. Karenanya kota Yogyakarta masih diselimuti debu vulkanik, meski jumlahnya telah berkurang, tetapi masih tetap membahayakan penerbangan. Kita  mengutamakan safety, inilah alasan  bandara ditutup lagi untuk lima hari,” katanya.

Diungkapkannya, penutupan tersebut melanjutkan notice to airman (notam) karena debu gunung meletus atau ashtam yang telah dikeluarkan oleh Kemhub selama seminggu sejak 8 November lalu. Adanya putusan terbaru ini membuat  bandara Adi Sutjipto ditutup hingga 20 November nanti

Selain untuk keselamatan, lanjutnya,  pemerintah juga tidak mau gegabah memberikan izin terbang ke Yogyakarta agar dunia internasional semakin percaya pada regulasi penerbangan di Indonesia.

Herry meminta seluruh maskapai penerbangan maupun pihak PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara  untuk bisa memahami kebijakan penutupan bandara tersebut.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s