081110 INACA Minta Ketegasan Pengelola Bandara

JAKARTA—Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta PT Angkasa Pura I (API I) sebagai pengelola bandara di Yogyakarta dan Solo  secara tegas menyatakan penutupan bandara yang dikelolanya  hingga aktivitas Gunung Merapi dinilai benar-benar dinilai tidak membahayakan penerbangan.

Menurut Sekjen INACA Tengku Burhanuddin, operator bandara  sebaiknya tidak melakukan penutupan dan pembukaan secara berkala di Bandara Adisutjipto (Yogyakarta) dan Bandara Adisoemarmo (Solo) karena resiko paling berat dihadapi oleh maskapai khususnya bagi armada.

“Jangan dibuka, lalu ditutup, terus dibuka lagi. Sebaiknya nyatakan saja ditutup, karena debu-debu itu kalau masuk ke mesin pesawat bisa sangat berbahaya bagi penerbangan,” jelasnya di Jakarta, Minggu (7/11).

Dikatakannya, indikasi tidak terlihatnya debu di udara bukan berarti aman bagi penerbangan. “Ada debu-debu di darat. Kalau pesawat mau take off (lepas landas) mesin menghisap udara sekitar dan debu di darat sangat berpotensi terhisap. Efeknya bisa jangka panjang dan mengancam keselamatan,” jelasnya.

Masih menurutnnya, yang terkena dampak cukup signifikan karena aktivitas Gunung Merapi adalah Bandara Adisutjipto dan Bandara Adisoemarmo, sementara kondisi Bandara Achmad Yani (Semarang) dinilai masih cukup kondusif bagi penerbangan.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengungkapkan, akibat batalnya penerbangan ke Yogyakarta atau Solo maskapai kehilangan potensi pendapatan

“Untuk Yogyakarta, kami mengangkut sekitar 1.200 penumpang untuk delapan kali penerbangan one way dari Jakarta. Belum lagi dari Bandung dan Surabaya. Jadi bisa dihitung sendiri berapa kehilangan potensi pendapatannya dikalikan harga tiket,” jelasnya.

Secara terpisahm  Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Hari Cahyono mengatakan jadwal penerbangan Jakarta-Yogyakarta dan sebaliknya sampai saat ini masih dibatalkan.

“Garuda hari ini membatalkan 15 penerbangan pp, Lion Air, 4 penerbangan pp, dan Batavia 2 penerbangan pp,” jelas Hari.

Kembali layani
Sementara itu, Manager Public Relation Singapore Airlines untuk Indonesia Glory Henriette mengungkapkan, maskapainya  berencana kembali melayani penerbangan Jakarta-Singapura mulai pukul Minggu (7/11), 13.10 WIB dengan nomor penerbangan SQ957, setelah melakukan pembatalan keberangkatan SQ951 pada paginya.

“SQ957 diberangkatkan pukul `13.10, lalu setelah itu ada lima penerbangan lainnya. Biasanya, dalam satu hari kami melayani tujuh penerbangan,” jelasnya pagi ini.

Corporate Communication Manager Indonesia Air Asia  Audrey Progastama Petriny mengungkapkan,  Indonesia AirAsia (IAA) kembali mengoperasikan rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) menyusul kondisi yang dinilai telah kondusif untuk penerbangan.

Sebelumnya, maskapai berkonsep berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) itu kemarin sore hingga malam membatalkan penerbangan dari dan ke Ibu Kota karena mengkhawatirkan adanya debu akibat aktifitas Gunung Merapi di Jateng.

“Terhitung 7 November 2010  semua penerbangan kami dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta akan kembali beroperasi secara normal,” jelasnya.

Seebelumnya,  sejumlah maskapai asing masih membatalkan penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta)  karena menilai debu vulkanik akibat aktifitas Gunung Merapi di Jateng telah menyebar hingga pelabuhan udara internasional itu.

Kondisi ini membuta Menhub Freddy Numberi bersuara  dengan menegaskan bahwa bandara internasional itu hingga saat ini masih dalam status aman dan belum tersentuh debu vulkanik.

”Saya klarifikasi Jakarta itu tidak terkena dampak (debu vulkanik) sampai dengan saat ini,” tegasnya.

Menhub menyebutkan, beberapa maskapai asing yang membatalkan penerbangan ke Jakarta sebagai imbas negatif dari Notice to Airman (NOTAM) yang dikeluarkan pihak maskapai penerbangan Australia. Padahal peringatan ini tidak benar dan membuat maskapai lain khawatir.

“Ada beberapa internasional flight yang tidak terbang ke indonesia. Ini akibat, peristiwa kemarin di Batam. Kemudian, pihak Australia  mengeluarkan notice to airman yang sekaligus dikaitkan dengan pergerakan vulkanik.” terangnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti  S. Gumay menambahkan, sampai Sabtu (6/11) malam, berdasarkan berbagai data yang masuk mengenai arah angin dan sebagainya, wilayah udara di atas Jakarta masih aman untuk diterbangi.[dni]

081110 Telkom Optimistis Target Speedy Terpenuhi

JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) optimistis layanan broadband internet Speedy akan memenuhi target pelanggannya pada akhir tahun nanti berkat sejumlah program pemasaran yang intensif ditawarkan ke masyarakat.

“Hingga  Agustus 2010, jumlah pelanggan  Speedy tercatat sudah mencapai hampir 1,4 juta Satuan Sambungan Layanan (SSL) atau meningkat 69,7 persen dibanding jumlah pelanggan yang diraihnya pada 2009. melihat perolehan tersebut kami optimistis target meraih 1,7 juta pelanggan hingga akhir tahun nanti dapat tercapai,” ungkap VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Minggu (7/11).

Diungkapkannya, saat ini layanan Speedy sudah menjangkau di tidak kurang dari 378 kota di seluruh Indonesia. Pendapatan  dari  data, Internet, dan Jasa Teknologi Informatika sendiri bagi perseroan pada kuartal III 2010 lalu  sebesar 2.071 miliar rupiah.

“Speedy sekarang semakin diterima masyarakat berkat program pemasaran yang variatif. Salah satuny adalah ajang Speedy Sport Championship (SSC) yang memasuki babak final di Jakarta pada 6-7 November ini,” jelasnya.

Dijelaskannya, SSC memasuki babk final setelah  melalui roadshow yang cukup panjang selama 1 tahun di 6 kota besar Indonesia dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Surabaya dan Medan akhirnya Speedy Sport Championship mencapai puncaknya yaitu babak Grand Final yang akan memperebutkan total hadiah  50 juta rupiah  yang akan dibagi untuk 2 cabang yaitu Counter Strike 1.6 dan Left 4 Dead.

Total ada 16 Team Counter Strike 1.6 dan 16 Team Left 4 Dead yang akan mewakili kotanya masing-masing untuk menjadi yang terbaik di Indonesia. Pada Grand Final yang dilaksanakan 6-7 November 2010 pada ajang Indocommtech di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Dikatakannya,  Speedy telah menyediakan lebih dari 130 jenis games online melalui situs http://game.telkomspeedy.com. Games tersebut bisa dimainkan secara on line oleh para pelanggan Speedy. “Ajang  SSC juga merupakan ajang untuk membuktikan kehandalan jaringan Speedy,” jelasnya.[dni]

081110 AP II Pilih Jalur Tender Bangun Terminal Kargo

JAKARTA—PT Angkasa Pura II memilih jalur tender dalam menggandeng mitra yang akan membangun terminal kargo di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk mendapatkan investor yang berkualitas.

“Sudah banyak yang melakukan pendekatan kepada AP II terkait akan dibangunnya terminal kargo. Kami akan memilih jalur tender agar semua transparan,” ungkap Direktur Utama AP II Tri S Sunoko di Jakarta, Minggu (7/11).

Diungkapkannya, pembangunan terminal kargo sendiri akan menunggu dulu selesainya grand design pengembangan bandara Soetta. “Sejauh ini ada investor lokal dan asing berminat. Lokalnya ada Jasa Angkasa Semesta  (JAS) dan asingnya dari Singapura,” ungkapnya.

Diakuinya,  perseroan membutuhkan dana  900 miliar rupiah  untuk meningkatkan kapasitas terminal kargo Soetta dari  300 ribu ton menjadi 1 juta ton per tahun.  Lokasi di seberang kantor pusat Garuda Maintenance Facilities (GMF) menjadi bidikan untuk dibangun.

Presiden Direktur JAS Hotasi Nababan mengakui  berminat menanamkan investasi untuk pengembangan terminal kargo di Bandara  Soetta.  “Pembangunan terminal kargo yang baru menjadikan arus logistik udara menjadi efisien. Tetapi kami belum tahu harus menyediakan dana berapa untuk kontribusi membangunnya, karena masih menunggu AP II. Tetapi kami akan membawa modal investasi,” tukasnya.

Selesaikan Sertifikasi
Lebih lanjut Tri mengungkapkan, perseroan baru saja  berhasil menyelesaikan proses sertifikasi terhadap seluruh bandar udara yang dikelola, sebagaimana diatur dalam ketentuan International Civil Aviation Organization (ICAO) Document 9774-AN/969 tentang Manual on Certification of Aerodromes dan UU No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Atas keberhasilan tersebut, perseroan berhak menerima Sertifikat Bandar Udara (SBU) yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan selaku otoritas penerbangan nasional.

“Kami  membutuhkan waktu yang cukup panjang dan upaya yang cukup keras untuk mendapatkan SBU. Sertifikat yang diterima  merupakan SBU kedua, yang merupakan hasil perpanjangan dari sertifikat pertama yang diperoleh perusahaan lima tahun lalu,” katanya.

Dijelaskannya,  SBU diperlukan perusahaannya sebagai pembuktian dan memastikan bahwa seluruh bandara yang dikelola AP  II dioperasikan secara aman dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan.

Penerbitan SBU kedua  menjadikan  segala fasilitas navigasi dan operasi bandara, prosedur pengoperasian bandara serta para petugas operasional bandara yang dimiliki APII dinyatakan memiliki kemampuan untuk melayani penerbangan secara aman sesuai
peraturan keselamatan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S Gumay menegaskan,  SBU wajib dimiliki seluruh bandara yang beroperasi di Indonesia. SBU itu sendiri sebagai bukti telah dipenuhinya persyaratan minimum pelayanan dan pengoperasian oleh sebuah bandar udara.

“Seluruh bandara komersial, baik bandara domestik maupun yang sudah berstatus bandara internasional, harus memiliki SBU yang akan diperbaharui setiap lima tahun melalui proses audit dan evaluasi yang rutin dilakukan regulator,” tegasnya.

Berdasarkan catatan, SBU pertama berhasil dimiliki PT Angkasa Pura II pada 7 Juli 2005, di mana saat itu perusahaan baru mengelola baru 10 bandara. Sementara ICAO dalam aturannya menegaskan bahwa seluruh bandar udara internasional wajib bersertifikat selambatnya 27 Nopember 2003. Sedangkan Pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh bandara bersertifikat paling lambat 7 Agustus 2005.[dni]