051110 Qantas Harus Bertanggungjawab

JAKARTA–Maskapai asal Australia, Qantas, harus bertanggungjawab atas kerusakan yang dialami oleh warga di Batam akibat tertimpa serpihan mesin pesawat itu kala melintasi wilayah udara pulau tersebut.

“”Qantas harus bertanggungjawab atas kerusakan yang ditimbulkan bagi warga. Maskapai itu yang akan mengganti rugi. Sampai saat ini belum diketahui kerugian yang dialami warga. Pemda dan kepolisian setempat agar melakukan inventarisasi,” tegas  Menteri Perhubungan Freddy Numberi di Jakarta, Kamis (4/11).

Dihimbaunya, warga melapor ke pihak terkait jika ada kerugian yang dialami. Selain itu,  pemerintah daerah dan kepolisian setempat untuk segera menginventarisasi kerugian yang dialami warga.

Sejauh ini, ungkapnya,  serpihan mesin pesawat Qantas Airbus 380 itu jatuh di sekitar area Batam Centre.

Sementara itu,  Chief Executive Officer Qantas Alan Joyce dalam keterangan tertulisnya   memutuskan untuk menghentikan sementara layanan penerbangan di rute yang menggunakan pesawat raksasa Airbus A380, menyusul insiden keruskan mesin yang menimpat pesawat QF 32 rute London-Singapura-Sydney pada Kamis (4/11).

“Qantas memutuskan untuk membatalkan penerbangan dengan Airbus A380 sampai kami yakin memperoleh jaminan keamanan atas pesawat itu,” ujarnya.

Berkaitan dengan   nasib penumpang yang akan mengalami penundaan,  perseroan memastikan   akan mengakomodasikannya dengan penerbangan alternatif.

Berdasarkan catatan,  saat ini Qantas telah mengoperasikan 6 pesawat Airbus A380, sedangkan 4 unit masih dalam tahap pemesannya.

Untuk diketahui, pesawat Qantas QF 32 rute London-Singapura-Sydney dengan 440 penumpang dan 26 awak pesawat itu melakukan return-to-base (RTB) atau kembali ke Changi Airport Singapura dan mendarat dengan selamat pada pukul 11:45 waktu setempat.

Pesawat yang rencananya terbang ke Sydney itu mengalami gangguan satu dari empat mesinnya, sehingga memutuskan untuk mendarat kembali. Sebelum melakukan pendaratan, pesawat itu melakukan manuver penerbangan untuk membuang sisa bahan bakar.

Beberapa bagian dari mesin pesawat yang rusak itu terlepas selama RTB dan jatuh di wilayah Batam. Pesawat Qantas QF 32 itu akhirnya kembali lagi ke Bandara Changi, setelah lepas landas sekitar lima menit menuju Australia. Pesawat masih didalam wilayah tanggung jawab pemanduan Singapura.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s