041110 KemHub Tetap Optimistis Pertumbuhan Penumpang Tercapai

JAKARTA—Kementrian Perhubungan (Kemhub) tetap optimistis target pertumbuhan penumpang sebesar 10 persen disbanding tahun lalu masih bisa tercapai walau ada bencana letusan Gunung Merapi yang mengganggu penerbangan ke Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, Achmad Yani Semarang dan Adi Soemarmo Solo.

“Memang trafik penumpang dan pesawat ke tiga bandara itu, khususnya ke Yogyakarta tinggi. Tetapi target pertumbuhan 10 persen masih bisa tercapai karena kami menghitungnya sepanjang tahun, bukan hanya November-Desember saja,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Herry Bakti S Gumay di Jakarta, Rabu (3/11).

Berdasarkan catatan, pemerintah menargetkan jumlah penumpang domestik sebanyak 48,18 juta dan 5,45 juta penumpang internasional. Target ini naik 10 persen dibandingkan realisasi tahun lalu dimana penumpang domestik sebanyak 43,8 juta dan 4,96 juta penumpang internasional.

Hingga kuartal III 2010, jumlah penumpang pesawat yang diterbangkan maskapai nasional sebanyak 35,7 juta orang terdiri dari 31,64 juta (65,6% dari target) penumpang domestik dan 4,06 juta (74,4%) penumpang internasional.

Adanya letusan Gunung Merapi membuat beberapa operator menghentikan melayani rut eke Yogyakarta. Tercatat sudah ada PT Indonesia AirAsia yang membatalkan penerbangan Kuala Lumpur-Solo dan Kuala Lumpur-Yogyakarta sepanjang hari kemarin karena khawatir akan debu vulkanik Merapi.

Hal tersebut diikuti oleh dua maskapai asing lainnya, yaitu Silk Air dan Thomas Cook yang enggan mendarat di Solo masing-masing dari Singapura dan Jeddah. Meskipun penumpang yang diangkut dua maskapai itu tidak masuk dalam realisasi penumpang maskapai nasional yang dicatat Kemhub.

Herry sendiri mengakui, penerbangan ke tiga kota di Jawa Tengah itu sudah berstatus waspada. Bahkan otoritas penerbangan Darwin Australia disebutnya sudah menerbitkan notice to airmen untuk mewaspadai pergerakan debu vulkanik (Ashtam) di ketiga kota tersebut.

“Kami menyiasatinya dengan menyiapkan rute Utara dan Selatan. Misalnya rute Selatan yang melintasi Madiun, sebelumnya dilarang oleh Kepala Staf Angkutan Udara untuk dilintasi penerbangan komersil. Tetapi setelah kami jelaskan kondisinya, rute itu bisa dibuka. Sehingga pesawat yang mau terbang dari arah Bali atau Timur ke Barat seperti Solo, Semarang, Yogyakarta, Jakarta bisa lewat situ dengan ketinggian diatas 20.000 kaki,” jelasnya.

Secara terpisah, juru bicara Garuda Indonesia Pujobroto mengakui, sehubungan dengan perkembangan terakhir kondisi Gunung Merapi yang mengakibatkan terganggunya jalur penerbangan di wilayah Solo dan sekitarnya, beberapa penerbangan haji dari Solo dalam beberapa hari ini tidak dapat dilaksanakan.

“Sesuai koordinasi Garuda Indonesia dengan Pemerintah (Departemen Agama) dan berbagai lembaga terkait lainnya, maka penerbangan haji embarkasi Solo mulai hari ini, Rabu (3/11) dialihkan ke Surabaya,” katanya.

Sebagai pelaksanaan pengalihan penerbangan haji dari Solo tersebut, maka pada hari ini (Rabu, 3/11) akan dilaksanakan penerbanga kloter 64, kloter 65, kloter 66 dan kloter 67 asal embarkasi Solo, masing – masing berangkat pada pukul 11.00, 15.00, 15.30, dan 16.00 WIB dengan rute Surabaya – Batam – Jedah.

Menurutnya, langkah pengalihan pemberangkatan ke Surabaya tersebut juga didasarkan pada pertimbangan bahwa pelaksanaan penerbangan haji dari seluruh embarkasi di tanah air – termasuk Solo – harus dapat diselesaikan pada batas waktu pelaksanaan penerbangan haji di bandara King Abdul Aziz Jeddah, yaitu harus berakhir pada tanggal 10 November 2010.

Untuk keberangkatan dari Surabaya tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan kendaraan bus untuk mengangkut para jemaah menuju Surabaya dan proses check-in, pelaporan bagasi, dan persiapan – persiapan lainnya telah diselesaikan terlebih dahulu di Solo.

Dalam kegiatan penerbangan haji tahun 2010/1431H ini, Garuda Indonesia menerbangkan sebanyak 119.622 jemaah dalam 306 kelompok terbang (kloter), dan dari embarkasi Solo Garuda menerbangkan sebanyak 33.492 jemaah dalam 88 kloter.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s