281010 Beda Konsultan, Beda Hitungan

Kala melakukan kajian interkoneksi tiga tahun lalu, pemerintah menunjuk konsultan dari Australia, Ovum, untuk melakukan perhitungan. Hasilnya, biaya interkoneksi untuk jasa di luar telepon tetap lokal (pontap lokal) terpangkas sekitar 20-40 persen.

Kali ini, Ditjen Postel mempercayakan perhitungan pada konsultan lokal yakni  Tritech. Dulunya, konsultan ini juga ikut dalam menghitung interkoneksi bersama Ovum.

Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) No 2/2006 tentang Interkoneksi, metode perhitungan yang dilakukan  menggunakan Long Run Incremental Cost (LRIC). Perhitungan ini dilakukan dalam rangka memacu penyelenggara telekomunikasi untuk lebih efisien, mendorong tumbuhnya industri, dan menjaga pemain baru  tidak dibebani biaya sebagai akibat inefisiensi dari operator lainnya. Terakhir, konsep ini membuat pemain   mempunyai pilihan membangun atau menyewa jaringan dari penyelenggara lain dalam melakukan interkoneksi.

Metode LRIC yang digunakan dalam perhitungan interkoneksi adalah pendekatan bottom-up. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan model konfigurasi jaringan yang efisien dengan mempertimbangkan kondisi jaringan yang eksisting.

Data yang digunakan untuk perhitungan kali ini adalah milik Telkomsel dan Indosat. Dua operator ini dipilih karena dianggap memiliki infrastruktur dan pelanggan besar. Telkomsel memiliki sekitar 93 juta pelanggan dengan 30.992 BTS, sementara Indosat 39,7 juta pelanggan dengan 16.353 BTS. Dalam perhitungan, data Indosat dilakukan simalarisasi menyamai Telkomsel dan dibuat proyeksi tambahan pelanggan dan trafik hingga lima tahun mendatang.

Dipilihnya Indosat dengan tidak menyertakan pemain besar lainnya  seperti XL tentu menimbulkan pertanyaan. Hal ini karena kondisi di pasar, XL memiliki BTS lebih banyak dari Indosat yakni 21.650 site, sementara jumlah pelanggan beda tipis yakni 38,5 juta nomor.

Ketua Bidang Teknologi Informasi Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Taufik Hasan menyayangkan tidak disertakannya XL karena akan mengurangi  komprehensifitas data.

Data yang dipegang oleh Koran Jakarta dari hasil perhitungan Tritech juga memperlihatkan   efisiensi tidak  terefleksikan dalam kalkulasi bottom up milik Telkomsel. Telkomsel yang memiliki tarif efektif  220 rupiah, tetapi dihitung memiliki biaya interkoneksi 261 rupiah.

Belum lagi jika dilihat hasil perhitungan Bottom Up untuk 2009-2013 milik Telkomsel yang menunjukkan perbedaan dengan prediksi yang dibuat Ovum tiga tahun lalu. Tercatat, menurut Tritech paanggilan dari seluler ke seluler lokal, telepon tetap, dan satelit pada 2009 sebesar 267 rupiah, 2010 (Rp 260), 2011 (Rp 251), 2012 (Rp 239), dan 2013 (Rp 230).

Bandingkan dengan hitungan 2007 yang dibuat Ovum dimana pada 2008 harusnya untuk tiga panggilan itu biaya  261 rupiah. Hal ini berarti pada 2009 terjadi kenaikan sekitar 2 persen oleh Telkomsel dari 261 menjadi 267 rupiah. Anehnya, untuk hitungan tahun 2011, besaran angka   sama antara hitungan ovum dan Tritech yakni 251 rupiah.

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) M. Ridwan Effendi mengakui, tidak semua operator disertakan dalam perhitungan. “Kalau mau tahu biaya harus dari operator yang banyak membangun,” tukasnya.

Sementara Anggota Komite Heru Sutadi membantah keras jika Tritech merupakan titipan dari operator tertentu untuk mempengaruhi keputusan regulator dalam menentukan besaran penurunan biaya interkoneksi. “ Sejak penghitungan yang lama sudah menggunakan biaya Postel. Mana ada konsultan dibayari oleh operator. Penunjukkan pun berdasarkan lelang,” ketusnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s