231010 Penjualan Tiket Online Sriwijaya Raih Transaksi Rp 3 Miliar

JAKARTA—Penjualan tiket secara online yang dilakukan oleh maskapai swasta, Sriwijaya Air, mampu meraih transaksi senilai tiga miliar rupiah sejak diluncurkan pada Agustus lalu.

“Animo masyarakat untuk memesan tiket secara online sangat tinggi. Setiap bulannya ada transaksi senilai tiga miliar rupiah. Padahal itu baru melalui satu bank yang kami gandeng yakni BCA,” ungkap Corporate Communication Manager Sriwijaya Air Ruth Hanna Simatupang, di Jakarta, Jum’at (22/10).
 
Diungkapkannya, untuk lebih mempermudah penumpang melakukan transaksi secara online, maskapainya sedang melakukan penjajakan kerjasama dengan beberapa bank besar untuk menunjang pembayaran dengan kartu kredit atau debit. “Bank yang dibidik adalah Bank Internasional Indonesia (BII) , Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI,” ungkapnya.
  
Dikatakannya, sejak adanya pemesanan tiket secara online maskapainya juga berhasil mengangkut penumpang selama kuarta ketiga 2010 dalam jumlah yang menggembirakan. Tercatat pada Juli terangkut 675.100 penumpang, Agustus (551.665 penumpang), dan September (638.511 penumpang). Total jumlah penumpang selama periode kuartal III 2010 sekitar 1,87 juta penumpang. Sebanyak 94 persen yang diangkut adalah penumpang domestik atau sekitar 1,84 juta penumpang, sementara sisanya rute internasional.

Berdasarkan catatan, Sriwijaya pada 2010 menargetkan mengangkut 9 juta penumpang.

Adanya tambahan 1,87 juta penumpang pada kuartal ketiga menjadikan selama Sembilan bulan maskapai milik Chandra Lie itu sudah menerbangkan sebanyak 6,83 atau setara dengan 75,8 persen dari total target penumpang tahun ini.
 
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat, hingga kuartal III 2010 (Januari-September) jumlah penumpang pesawat yang diterbangkan oleh maskapai nasional sebanyak 35,7 juta orang terdiri dari 31,64 juta penumpang domestik dan 4,06 juta penumpang internasional.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi menjelaskan, maskapai nasional sudah menerbangkan 65,6 persen dari target penumpang domestik dan 74,4 persen dari target penumpang internasional. Sepanjang tahun ini, pemerintah mematok untuk menerbangkan 48,18 juta penumpang domestik dan 5,45 juta penumpang internasional.

“Kalau dibandingkan year on year, kenaikan jumlah penumpang domestik hingga kuartal III 2010 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 27,75 persen. Sementara itu, kenaikan jumlah penumpang internasional sebesar 18,25 persen,” katanya.
 
Untuk diketahui, awalnya pada tahun ini pemerintah mematok target pertumbuhan penumpang pesawat cukup moderat, yaitu 10 persen , dari realisasi jumlah penumpang tahun lalu yang menembus 48,76 juta penumpang yang terdiri dari 43,8 juta untuk penumpang domestik dan 4,96 juta penumpang internasional.

Namun, kenyataan jika melihat performa industry penerbangan hingga kuartal III 2010, target akan terlampaui. Hal ini karena dipicu oleh berbagai hal seperti meningkatnya jumlah perusahaan angkutan udara niaga berjadwal dan tidak berjadwal, armada yang ditambah oleh pelaku usaha, dan rute yang dilayani semakin banyak. [dni]

231010 Telkom Sediakan Flexi Home Gratis di Wasior

JAKARTA— PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui divisi Fixed Wireless Access (FWA) Flexi menyediakan fasilitas komunikasi gratis di area kamp pengungsian bencana alam di Wasior, Manokwari, Papua Barat, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

 “Sebanyak empat Flexi Home disediakan khusus untuk para pengungsi dan petugas yang berada di camp pengungsian di Manokwari,” ujar Executive General Manager Telkom Flexi Triana Mulyatsa melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (22/10).

Menurutnya, Flexi Home yang berada di camp pengungsian tersebut sangat membantu para pengungsi dan petugas untuk menghubungi keluarga dan melakukan koordinasi. Bahkan para pengungsi rela antre untuk dapat menggunakannya.

Triana menegaskan, jaringan dan layanan Flexi yang berada di Manokwari tidak mengalami gangguan dengan adanya bencana banjir di Wasior. Kondisi sinyal Flexi di camp pengungsian di Manokwari juga sangat baik. “Hal itu bisa dilihat dari antusiasme para pengungsi dan sukarelawan menggunakan Flexi,” katanya.

Selain membantu para korban bencana alam yang datang silih berganti dengan menyediakan fasilitas komunikasi, berkaitan dengan bencana di Wasior ini , Telkom Flexi juga ikut menggalang dana melalui program SMS Donasi 5000.

Pelanggan Flexi mulai 11 Oktober 2010 dapat mengakses layanan SMS donasi tersebut. Caranya ketik: 5000 kirim ke 5000. Sesuai rencana SMS donasi ini akan dibuka hingga 10 Nopember 2010.

”Kami harap, program donasi ini akan mendapatkan respon positif dari lebih 16,2 juta pelanggan Flexi yang tersebar di seluruh Indonesia,” tandasnya. [Dni]