181010 Garuda Gabung SkyTeam Global Airline Alliance

JAKARTA—Maskapai nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) akan bergabung dengan SkyTeam Global Airline Alliance untuk meningkatkan layanan dan jumlah penumpangnya.

SkyTeam adalah aliansi kerjasama penerbangan interliner antar maskapai anggotanya untuk saling menerbangkan penumpang sampai ke seluruh tujuan yang dilayani maskapai aliansi.

Aliansi ini  beranggotakan 13 maskapai yaitu Aeroflot, Aeromexico, Air Europa, Air France, Alitalia, China Southern, Czech Airlines, Delta Airlines, Kenya Airways, KLM, Korean Air, TAROM, dan Vietnam Airlines. Sementara dua maskapai yang sedang dalam proses untuk bergabung dengan aliansi adalah China Eastern, dan China Airlines.

“Rencananya pada 23 November 2010 perseroan akan menandatangani kesepakatan kerjasama dengan 13 maskapai anggota aliansi di Jakarta.,” ungkap  Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Priyanto di Jakarta, akhir pekan lalu.

Diungkapkannya,  dengan bergabung ke aliansi maka Garuda akan punya akses penerbangan ke seluruh dunia. Aliansi ini memungkinkan  Garuda tidak harus terbang ke seluruh kota di dunia tetapi cukup terbang ke hub maskapai mitra, nantinya penumpang akan melanjutkan penerbangan ke kota tujuannya menggunakan maskapai tersebut.

Sebaliknya, maskapai asal Eropa atau Afrika yang masuk aliansi tidak harus terbang ke seluruh kota di Asia Pasifik, karena penumpang mereka bisa dilayani Garuda.

“Penumpang interliner ini akan tercatat penumpang Garuda juga, diperkirakan dengan penumpang interliner ini ada tambahan 10 persen  jumlah penumpang Garuda,” jelasnya.

Selanjutnya dikatakan, konsep interliner  membuat  masing-masing maskapai akan mendapat bayaran dari maskapai yang menerbangkan penumpang dari titik keberangkatan. “Ada persentase tarif harus dibayarkan ke maskapai aliansi yang dihitung per penumpang,” katanya.

Diungkapkannya,  untuk bisa mengoperasionalkan secara efektif interliner dibutuhkan proses administrasi dan sinkronisasi sistem ticketing dengan seluruh maskapai anggota selama 1,5 tahun. Hal ini membuat Garuda secara  efektif Garuda baru bergabung dengan aliansi pada Juni 2012.

“Kami masih harus menender sistem teknologi informasi terbaru menyesuaikan dengan yang digunakan aliansi. Karena nantinya kami harus memiliki kode pembukuan yang sama dengan semua anggota. Migrasi sistem lama ke sistem baru diperkirakan butuh waktu 10 bulan sampai satu tahun,” jelasnya.

Berdasarkan catatan  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, sampai Juli 2010 Garuda Indonesia sudah mengangkut 6,7 juta penumpang. Terdiri dari 5,4 juta penumpang domestik atau 22,1 persen  dari total penumpang domestik yang diangkut seluruh maskapai nasional sebanyak 24,4 juta penumpang. Kemudian untuk rute internasional sebanyak 1,3 juta penumpang atau 44,8 persen  dari total 2,9 juta penumpang internasional selama periode Januari-Juli 2010.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s