161010 Garuda Rambah Bisnis Solusi TI Penerbangan

JAKARTA—PT Garuda Indonesia  merambah bisnis solusi Teknologi Informasi (TI) untuk industri penerbangan  melalui unit usaha PT Aero Systems Indonesia (ASYST).

“Pembentukan unit ini untuk meningkatkan layanan ke pelanggan dan membantu Garuda menuju Quantum Leap pada 2014,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Jakarta, Jumaat (15/10).

Diungkapkannya, untuk tahap awal unit ini akan lebih fokus melayani Garuda, setelah itu menawarkan jasa ke maskapai lainnya layaknya bisnis perawatan pesawat yang dilakukan oleh Garuda Maintenance Facilities (GMF).

Chief Executive Officer ASYST Rian Alisjahbana mengungkapkan, dalam melayani Garuda saja, target mencapai 50 persen pendapatan sudah bisa dicapai. “Kami baru saja berhasil menggandeng dua maskapai. Satu lokal, dan lainnya internasional,” jelasnya.

Dijelaskannya, solusi yang ditawarkannya kepada industri penerbangan adalah end to end mulai dari jaringan, infrastruktur, serta pengintegrasian sistem. “kami juga bekerjasama dengan IBM membuat data center yang memiliki spesifikasi standar internasional Tier III dengan standar ketersediaan mencapai 99.98 persen,” katanya.

Rute Internasional
Sementara itu,  Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Priyanto,  mengungkapkan, mulai tahun depan   perseroan minimal akan membuka tiga rute baru menuju Taipei, India, dan Brisbane Australia.

“Untuk Taipei sudah pasti akan diterbangkan dari Jakarta. Sementara untuk India dan Brisbane belum pasti dari mana. Sampai saat ini ketiganya masih dalam evaluasi pasar sambil menunggu kedatangan pesawat baru. Kan tidak mudah membuka rute baru,” jelasnya.

Sementara untuk rute domestik, Garuda menurutnya akan lebih banyak menambah frekuensi penerbangan dari Jakarta. Dua kota tujuan yang sudah pasti akan ditambah frekuensinya adalah Jogjakarta menjadi sembilan kali per hari dan Semarang menjadi lima kali per hari.

Garuda sendiri dalam program Quantum Leap  pada 2014 mendatang   akan mengoperasikan 116 pesawat dengan komposisi 90 Boeing 737-800 NG dan 26 Airbus A330-200.

Bertambah dari pesawat yang dioperasikannya saat ini sebanyak 74 pesawat dengan rincian Boeing 747-400 sebanyak 3 unit, Airbus A330-300 sebanyak 6 unit, Airbus A330-200 sebanyak 8 unit, Boeing 737-800 NG sebanyak 23 unit, Boeing 737-400 sebanyak 19 unit, Boeing 737-300 sebanyak 10 unit dan Boeing 737-500 sebanyak 5 unit.

“Dengan menambah pesawat, pada 2014 jumlah penumpang kami targetkan meningkat lebih dari dua kali lipat. Seiring dengan pembukaan rute-rute baru baik domestik maupun internasional. Tahun lalu jumlah penumpang Garuda 11 juta, pada 2014 jumlahnya meningkat menjadi 28 juta penumpang,” kata Emirsyah.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s