041010 Wintermar Datangkan 6 Kapal Baru

JAKARTA—PT Wintermar Offshore Marine (Wintermar) pada semester II tahun ini mendatangkan enam unit kapal penunjang angkutan lepas pantai (off shore)  sebagai bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat armada yang dioperasikan di dalam maupun luar negeri dengan kapal berusia lebih muda.

Sampai akhir Juni 2010, total kapal  Wintermar  mencapai 57 unit dengan rata-rata berusia 8 tahun. Enam unit  yang dibeli tersebut adalah kapal off shore berteknologi tinggi dan berukuran lebih besar dalam rangka mendukung kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di Tanah Air.

Keenam kapal tersebut adalah jenis Fast Utility Vessel (FUV), Diving Support Vessel (DSV), dan Anchor Handling Tug (AHT). Harga per unitnya bervariasi antara  4 juta dan paling besar  15 juta dollar AS.

“Keenam kapal itu merupakan kapal baru,” ungkap Managing Director PT Wintermar Offshore Marine, Sugiman Layanto melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (3/10)

Dijelaskannya, pilihan untuk mendatangkan kapal-kapal baru dengan yang didukung teknologi lebih modern, canggih dan dengan ukuran lebih besar karena saat ini dan ke depan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di Tanah Air semakin berkembang menyusul meningkatnya kebutuhan konsumsi migas di dalam negeri. Selain itu, kapal-kapal tersebut disiapkan untuk meningkatkan daya saing pada pangsa pasar di luar negeri karena perseroan memiliki target agar kapal-kapal tersebut juga bisa mengisi pasar di luar negeri.

“Perseroan pun dalam beberapa tahun terakhir sudah melepas kapal-kapal kecil dan kapal berusia tua. Kebijakan ini dilakukan karena kebijakan Wintermar adalah menyediakan kapal berusia muda ke pasar,” ungkap Sugiman.

Selain untuk merespon tuntutan pasar, pembelian enam unit kapal baru berteknologi tinggi itu sebagai bagian dari dukungan pelayaran terhadap kebijakan pemerintah tentang asas cabotage yang mewajibkan angkutan laut di dalam negeri wajib menggunakan kapal berbendera Merah Putih dan diawaki awak berkewarganegaraan Indonesia.

“Pasar offshore ke depan sangat cerah karena kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di laut lepas semakin banyak sehingga kebutuhan kapal offshore padat teknologi dan besar meningkat. Pasar yang bagus juga didorong oleh kebijakan asas cabotage,” ujarnya.

Sebelumnya Sugiman mengungkapkan, jika kapal baru tersebut sudah datang nanti, Wintermar akan menggunakannya untuk mengikuti tender kapal pemasok kargo dan penumpang proyek migas lepas pantai. Dua perusahaan migas yang  sedang membuka tender adalah CNOOC untuk proyek di Teluk Jakarta dan Chevron di Balikpapan selama lima tahun.

“Tambahan armada ditargetkan bisa meningkatkan pendapatan kami 38 persen tahun depan. Dari target tahun ini  100 miliar menjadi 140 miliar rupiah tahun depan,” jelas Sugiman.

Wintermar sendiri dalam rangka menghadapi pesatnya perkembangan pasar offshore ke depan  merencanakan IPO pada November 2010. Perseroan sudah melakukan submit ke otoritas pasar modal. Saham  yang dilepas ke publik sebanyak  25 persen dengan target perolehan dana dari IPO 350 miliar-400 miliar rupiah.

Underwriter yang dipilih adalah Ciptadana, Bahana dan CIMB. saham perdana yang akan dilepas perusahaannya akan ditawarkan kepada peminat dari dalam dan luar negeri dengan porsi masing-masing sekitar 12,5 persen.

Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk membeli kapal-kapal baru yang lebih muda dan berteknologi tinggi serta berukuran lebih besar sesuai tuntutan pasar. Perseroan telah merencanakan untuk melanjutkan pembelian kapal-kapal baru pada 2011 mendatang. Sedangkan total aset yang dimiliki oleh perusahaan ini mencapai 130 juta dollar AS.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s