210910 Regulator Masih Berpijak Pada Dokumen Tender BWA

JAKARTA—Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menegaskan sejauh ini masih berpijak pada dokumen tender Broadband Wireless Access (BWA) untuk frekuensi 2,3 GHz walau ada permintaan tambahan standarisasi dari pelaku usaha.

“Sejauh ini kita masih berpegang pada Sk Dirjen Postel No 94, 95, dan 96 2008, yang mengarah pada standar nomadic bagi BWA. Jika ada suara-suara yang meminta modifikasi atau menambah standar, itu masih dievaluasi,” tegas Anggota Komite BRTI Heru Sutadi di Jakarta, Senin (20/9).

Untuk diketahui, SK yang diterbitkan kala Dirjen postel dijabat Basuki Yusuf Iskandar  itu menetapkan kanalisasi  3,5 dan 7,5 atau mengarah pada standar nomadic, sedangkan pelaku usaha merasa standar e di kanalisasi 5 dan 10 yang lebih laku dijual.

Dijelaskannya, kebijakan pemerintah untuk mengeluarkan beleid tersebut karena ingin  mengembangkan industri dalam negeri. “Jika pun nanti ada perubahan standar masalah kesiapan lokal harus diperhatikan. Jika hanya ada satu yang sanggup, nanti ribut lagi,” ketusnya.

Untuk diketahui,  sejauh ini sudah ada tiga perusahaan perangkat yang mengantongi sertifikasi dari postel sesuai beleid untuk BWA yakni TRG, Hariff, dan Abhimata. Alvaritek yang sebelumnya sempat mendapat sertifikat dan alatnya digunakan oleh salah satu pemenang tender, First Media, kabarnya dicabut karena perlu mengklarifikasi negeri asal dan standar yang dijual. Konon, Alvaritek masih ada hubungan dengan Alvarion dari Israel dan mengusung standar e.

Sebelumnya, Chief Executive Officer Xirka Sylvia W. Sumarlin mengeluh kepada Wapres Boediono dengan menuding  SK Dirjen Kominfo No. 94 dan 95 serta 96 tahun 2008 yang mengatur batasan kanalisasi tidak ramah terhadap pelaku usaha.

Xirka sendiri belum lama ini mendapatkan komitmen dari Huawei sebesar 37 miliar rupiah untuk mengembangkan perangkat wimax dengan standar e, setelah sebelumnya berkutat di standar nomadic. Produk Wimax dari Huawei sendiri sudah mapan di pasar dengan chipset Rancom, sementara Xirka hanya mengembangkan chipset untuk Consumer Premise Equipment (CPE) dengan standar e.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s