300710 Kapal Wajib Miliki Asuransi P&I

JAKARTA—Kapal-kapal pengangkut barang di Indonesia wajib memiliki asuransi P&I (Protection and Indemnity) untuk menjamin kepastian dan kenyamanan usaha.

“Ausransi P&I itu diamanahkan oleh undang-undang pelayaran. Masalahnya masih ada pemilik kapal yang tidak menyadari ini. Kebanyakan berfikir memiliki asuransi all risk dan total lost only saja sudah cukup,” ungkap Ketua Umum Indonesia National Shipsowners Association (INSA) Johnson W Sutjipto di Jakarta, Kamis (29/7).

Asuransi P&I menanggung kerugian yang dialami kapal ketika berada di alur dermaga. Lembaga yang mengelola sistem asuransi ini tidak berbentuk perusahaan (company, corporation) melainkan perkumpulan (club). Premi asuransi yang dibayarkan tergantung pada besaran kapal.

Cara kerja P&I adalah iuran yang dipungut dari para pemilik kapal dalam satu tahun digunakan untuk menutupi kerugian kapal-kapal anggota club selama tahun itu dan kalau club mengalami defisit (jumlah iuran kurang dari nilai kerugian) maka iuran untuk tahun berikutnya dinaikkan. Demikian juga kalau jumlah kerugian dalam setahun yang sudah berjalan lebih kecil daripada jumlah iuran peserta (terdapat surplus) maka kelebihan itu dapat digunakan untuk memperkuat posisi kas club sementara iuran untuk tahun berikutnya mungkin dapat diturunkan.

Diungkapkannya, akibat kurangnya kesadaran dari pemilik kapal memiliki asuransi P&I, di Suarabaya ada 12 kapal yang tenggelam di alur menuju dermaga sempat tidak terurus. “Itu sangat merugikan karena asuransi all risk atau total lost tidak menanggung kerugian tersebut. Kami berharap mulai Januari tahun depan, empat pelabuhan utama yaitu Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Belawan (Medan) dan SoekarnoHatta (Makassar) mewajibkan kapal yang masuk dermaga harus memiliki asuransi P&I,” tegasnya.

Dikatakannya, mekanisme yang dipilih oleh INSA adalah bekerjasama dengan Pelindo I, II, dan III untuk menunjuk perusahaan asuransi yang menyediakan P&I bagi pemilik kapal yang belum memiliki asuransi tersebut. “Kabarnya akan ada tender bagi perusahaan asuransi yang terpilih. INSA akan ikut menentukan. Nanti kapal masuk, kalau tidak punya P&I harus beli dulu dengan Pelindo sebagai pengelola pelabuhan. Ini tidak akan berpengaruh ke biaya sewa kapal karena sangat kecil,” katanya.

Direktur Utama Pelindo II RJ Lino mengakui akan ada seleksi perusahaan asuransi yang akan menyediakan P&I. “Kemungkinan Jasindo, tetapi kita tunggu dulu teman-teman dari INSA. Soalnya pemain di produk ini banyak,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s