220610 Mandiri Diminta Pertimbangkan Lepas Saham di Garuda

JAKARTA—Bank Mandiri diminta mempertimbangkan untuk melepas kepemilikannya sebesar 10,61 persen di PT Garuda Indonesia (Persero) jika kondisi pasar membaik.

“Jika Garuda  telah selesai Initial Public Offering (IPO) diikuti oleh permintaan investor dan pasar yang positif, Mandiri baiknya mengikuti dengan  melakukan right issue agar kepemilikan di maskapai itu dilepas,” ungkap Menneg BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, Senin (21/6).

Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan karena Mandiri sendiri memerlukan dana yang tidak sedikit untuk menjalankan usaha. Mandiri bisa memiliki saham di Garuda hasil konversi hutang dari maskapai pelat merah itu ke Bank milik negara tersebut.

Proses konversi piutang Mandiri di Garuda menjadi saham dilakukan pada akhir 2009 lalu. Saat itu Garuda merestrukturisasi sebagian hutangnya kepada Mandiri. MCB Garuda di Mandiri diselesaikan dengancara membayar 5 persen atau  50,94 miliar rupiah dibayar tunai. Sementara 95 persen sisanya atau  967,87 miliar rupiah dikonversi menjadi 10,61 persen saham Mandiri di Garuda.

Sementara Dirut Garuda  Emirsyah Satar mengatakan, IPO Garuda dipastikan bakal dilakukan pada September mendatang.   “Kita sedang mengkonsultasikan dengan KementerianKeuangan, tetapi itu belum bisa disebut underwritter  sampai ada yang terpilih,”ujarnya

Lebih lanjut Emir mengungkapkan, perseroan sedang mengajukan pinjaman dana sebesar 1,5 miliar dolar AS – 2 miliar dolar AS kepada Export-Import Bank (Exim) Amerika Serikat untuk membiayai pengadaan pesawat jenis Boeing.

Diungkapkannya,   untuk memantapkan rencana pembiayaan tersebut pihaknya sedang melakukan pematangan konsep termasuk meminta pendapat dari Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham Garuda.

“Pendanaan dari Exim Bank akan digunakan untuk pembelian 24 pesawat,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan,  Garuda Indonesia pada 2010 akan mendatangkan sebanyak 14 unit pesawat Boeing jenis 777, dan 25 unit jenis 737-800. Adapun untuk pengadaan Boeing 737 yang 15 unit, pembiayaannya sudah diperoleh. Rata-rata dua pesawat datang setiap bulannya.

Sementara untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpangnya, Garuda menjalin kerjasama dengan Bank Mandiri.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi mengungkapkan kerjasama itu meliputi Mandiri Cash Management, Corporate Card, pemasangan dan penggunaan mesin EDC (Electronic Data Capture) Bank Mandiri di seluruh jaringan Cabang Garuda.

Kerja sama juga dilakukan untuk “booking” dan pembayaran tiket Garuda secara online, pembayaran online dengan kartu debit Mandiri, program diskon pembelian tiket dan paket-paket perjalanan Garuda Indonesia, penukaran point reward kartu kredit Mandiri dengan mileage point dari Garuda Frequent Flyer, dan penyediaan kartu prabayar Mandiri untuk PT Mandira Erajasa Wahana (AeroTrans) untuk pengisian bahan bakar (Gas-Card) dan akan diperluas dengan penyediaan E-Toll Card.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s