150510 Penjualan Perangkat Rumah Tangga Tumbuh 15 %

JAKARTA—Penjualan perangkat rumah tangga (Home Appliance) pada kuartal kedua 2010 diperkirakan naik 15 persen walaupun mulai April lalu diterapkan regulasi kena pajak bagi pengusaha dengan omset 600 juta rupiah.

“Pada kuartal pertama lalu terjadi peningkatan penjualan sebesar 15 hingga 20 persen dibandingkan periode sama 2009 dengan total penjualan 4,1 juta unit. Kuartal kedua pasar tetap tumbuh,” ungkap Direktur Penjualan LG Electronic Indonesia Budi Setiawan di Jakarta, Jumat (14/5).

Home appliance dalam industri elektronika dikenal melalui produk lemari es, AC, mesin cuci, dan microwave. Pada kuartal pertama lalu LG berhasil menjual 160 ribu unit lemari es, 210 ribu unit AC, dan masing-masing 80 ribu unit mesin cuci serta microwave.

Diperkirakannya, pada kuartal kedua nanti pertumbuhan penjualan tetap terjadi karena daya beli masyarakat masih tinggi. “Kebijakan pengusaha kena pajak itu menekan pemesanan ke produsen dari distributor turun 30 persen. Tetapi itu hanya transisi karena pedagang tradisional masih kaget dengan kebijakan itu,” katanya.

Dijelaskannya, jalur distribusi untuk produk elektronika masih dikuasai oleh pedagang tradisional sebesar 85 persen dan sisanya toko modern. “Toko-toko modern tidak ada masalah dengan sistem pajak. Sedangkan para pedagang harus menyesuaikan dulu inventorinya,” katanya.

Diungkapkannya, penjualan akan mulai membaik pada Juni nanti karena adanya libur sekolah dan Piala Dunia. “Ini biasanya akan mendorong penjualan,” katanya.

Menurutnya, segmen menengah atas masih menjanjikan untuk digarap, apalagi kalangan ini mulai sensitif dengan perkembangan teknologi. “Kami memiliki keunggulan pada teknologi. Karena itu LG ingin fokus menggarap segmen ini. Kami sendiri mengharapkan pada tahun ini pangsa pasar bisa dikuasai hingga 35 persen,” katanya.

Presiden Direktur LGEIN Kim Won Dae menambahkan, untuk memperkokoh posisi perseroan meluncurkan program Helath Plus Campaign. “Gerakan ini merupakan bagian dari upaya LG untuk turut menciptakan lingkungan bersih dan sehat bagi konsumen yang dimulai dari skala kecil yaitu rumah,” katanya.

Dijelaskannya, jajaran produk yang masuk dalam keluarga besar Home Appliance dibagi atas tiga kategori besar yakni nutritious living, fresh living, dan clean living. Nutritious living dihadirkan melalui microwave dan lemari es. Clean living melalui mesin cuci, dan frsh living dari AC.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s