080510 Indosat Akui Kinerja Belum Membaik

JAKARTA–PT Indosat Tbk (Indosat) mengakui kinerja layanan selulernya belum membaik secara keuangan walau selama kuartal pertama 2010 telah berhasil menambah 6 juta pelanggan baru sehingga total memiliki 39,1 juta pengguna.

“Pertumbuhan pendapatan seluler memang belum mendekati industri. Kami fokus mendapatkan pelanggan baru, setelah itu baru meningkatkan pendapatan. Ini butuh waktu,” ungkap Presiden Director dan CEO Indosat Harry Sasongko di Jakarta, Jumat (7/5).

Untuk diketahui, kinerja usaha organik Indosat pada kuartal pertama 2010  mengalami pertumbuhan untuk semua lisensi yang dimiliki sekitar 2,5 persen dibanding periode sama tahun lalu atau senilai 4,730,9 triliun rupiah.

Jasa seluler selama ini berkontribusi sebesar 76 persen bagi total pendapatan atau sekitar  3.5954.84 triliun rupiah.

Jika hanya dibandingkan untuk jasa seluler, angka  itu dibawah XL yang  mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan nilai 4,2 triliun rupiah.

Bahkan XL berhasil meningkatkan pertumbuhan Average Revenue Per Users (ARPU) sebesar 21 persen dibandingkan periode sama tahun lalu menjadi 35 ribu rupiah.

Padahal, XL  “hanya” mendapatkan 1,2 juta pelanggan selama periode kuartal pertama 2010.

Harry memperkirakan,  kinerja akan membaik pada kuartal keempat 2010 seiring proses peremajaan jaringan berjalan sehingga kapasitas dan kualitas layanan meningkat.

Pada kuartal keempat itu diperkirakan pertumbuhan pendapatan mencapai 10-15 persen atau sama dengan industri seluler tahun ini.

“Sekarang kita sedang bekerjasama dengan Ericsson meremajakan jaringan di Jabotabek. sekitar 60 persen trafik ada di wilayah ini, setelah itu kita remajakan area Jawa. Peremajaan ini bagian dari meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Diungkapkannya, anggaran untuk meremajakan jaringan sekitar 3 ribu BTS  berlaku selama tiga tahun yang diambil dari belanja modal di masing-masing tahun buku.

“Untuk alokasinya dari belanja modal tak bisa diungkap. Belanja modal sendiri tahun ini sekitar 20 persen kurang atau lebih dari 2009. Pemenuhan dari obligasi, pinjaman bank, dan vendor financing,” jelasnya.

Berdasarkan catatan, belanja modal Indosat pada 2009 sebesar 600 juta dollar AS. Jika besaran kurang lebih 20 persen diatas atau dibawahnya maka kisarannya sekitar 480-720 juta dollar AS.

Sedangkan tentang obligasi dari Indosat yang akan jatuh tempo pada tahun ini senilai 234,7 juta dollar AS pada tahun ini, Harry mengungkapkan, akan dibayar melalui refinancing dengan menerbitkan obligasi.

“Nilai dan teknisnya belum bisa diungkap. Kami masih dalam periode diam karena induk usaha Qatar Telecom belum selesai laporan keuangannya,” katanya.

Bantah Retak
Berkaitan dengan  mundurnya Chief Sales Officer Indosat, Syakieb A Sungkar per Juni 2010 nanti, Harry membantah terjadi keretakkan di manajemen yang dipimpinnya.

“Tidak ada hubungannya dengan kinerja atau kekompakkan manajemen. Jika ada yang mundur, baiknya ditanya ke pihak bersangkutan,” katanya.

Menurutnya, perpindahan personel di perusahaan besar merupakan hal yang biasa terjadi karena adanya kompetisi. “Jadi baiknya jangan dikaitkan ke hal yang tidak-tidak,” tegasnya.

Syakieb pada periode 2007 pernah menjabat sebagai Direktur penjualan regional dibawah Direktur Utama Johnny Swandi Sjam. Pada 2009, di bawah kepemimpinan Harry Sasongko,  pria yang dikenal memiliki jaringan luas dikalangan distributor kartu perdana itu menjadi Chief Sales Officer

Syakieb diisukan pindah ke Axis untuk memegang posisi penting dalam mengurusi distribusi dan penjualan.[Dni]

2 Komentar

  1. kalau masih bisa menghasilkan kenapa harus diremajakan? lebih baik melakukan optimalisasi kan?
    tahun depan dipastikan XL akan jauh meninggalkan isat jika tidak serius menekan biaya operasional.
    mulailah melakukan efisiensi, lalu fokus kembali mengejar XL….

    anyway. betul pak syakieb akan pindah ke Axis….

  2. coba di cek.. udah berapa level GH indosat yg kabur karena ga cocok dgn direksi qatar…pasti mencengangkan….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s