040510 XL dan Telkomsel Terus “Bertempur”

JAKARTA—Dua operator besar, Telkomsel dan XL, terus bertempur memasuki pertengahan periode kuartal kedua dengan menawarkan program pemasaran yang nyaris sama.

Telkomsel adalah penguasa pasar seluler dengan 82 juta pelanggan atau menguasai 50 persen pangsa pasar, sementara Xl memiliki 32,6 juta pelanggan atau memiliki 19 persen pangsa pasar.

Pertempuran dua operator ini bisa dilihat dari penawaran untuk menyasar segmen penggila bola dimana masing-masing ingin memanfaatkan momen piala dunia pada Juni nanti.

“Kami  mengincar satu juta pelanggan segmen muda baru  di empat kota yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya melalui kartu perdana baru ini,” ungkap General Manager Channel Operation  XL Alfie T. Prasetyo, di Jakarta, belum lama ini.

Kartu perdana baru yag dibanderol dua ribu rupiah itu memberikan  gratis 1.000 SMS, 100 menit telpon dan Internet 1 megabyte dari paket Nelpon Gila.

Promo ini juga menyediakan berbagai keuntungan lainnya untuk pelanggan di antaranya mendapatkan games bola, update informasi seputar perkembangan sepakbola, layanan value added service (VAS) berupa remix XL RBT Kotak-Beraksi, Games bola, XL MMS Berita Bola, serta SMS Facebook, dan berbagai paket penawaran menarik lainnya.

Paket promo yang dikemas dalam XL Bola Gila (Bonus Langsung Gratis Segalanya) dan berlaku 1 Mei 2010-akhir Juli 2010 itu juga dalam rangka menyambut Piala Dunia 2010.

Sebelumnya Telkomsel sudah meluncurkan program pemasaran berbau piala dunia dengan menggandeng dua stasiun TV swasta pemegang hak siar acara yang digemari masyarakat itu. Konten khusus pun ditawarkan berbau piala dunia.

Tak hanya itu, guna mengejar pertambahan pelanggan dan pendapatan yang terkesan melandai pada kuartal pertama lalu, Telkomsel memanfaatkan momentum ulang tahun dengan membanting murah konten layanan dan handset bundlingnya. Terbaru adalah menawarkan palet Nexian seharga 299 ribu rupiah dengan Kartu As.

Direktur Niaga Telkomsel Leong Shin Loong menegaskan,  kompetisi masih milik tiga besar hingga menjelang tutup semester I 2010. “ XL gencar sekali di perang above the line, sementara Indosat di below the line. Kami sebagai penguasa 50 persen pangsa pasar harus menghadapi gempuran itu,” ungkapnya.

Ditegaskannya, walau kompetisi keras, perseroan tetap optimistis meraih 100 juta pelanggan pada akhir tahun ini setelah pada 2009 mendapatkan 81,6 juta pelanggan.

“Kami meladeni setiap tawaran “perang” dari kompetitor. Lihat saja aksi penawaran gratis SMS atau banting harga perdana  Simpati. Itu untuk bereaksi terhadap pasar,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s