030510 Sriwijaya Air Garap Rute TKI

JAKARTA—Maskapai swasta nasional, Sriwijaya Air menggarap rute yang banyak menjadi tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mulai Juni ini. Salah satu rute yang dibidik adalah  rute Surabaya – Johor Bahru (Malaysia) karena banyaknya TKI yang bekerja di sektor perkebunan di wilayah itu.

“Persiapannya sudah matang. Pada Juni nanti kita akan buka rute baru tersebut,” ungkap Direktur Komersial Sriwijaya, Toto Nursatyo di Jakarta, akhir pekan lalu.

Diungkapkannya,  TKI yang bekerja di perkebunan di sekitar Johor Bahru jumlahnya mencapai ratusan ribu. Selama ini, pada TKI tersebut jika ingin  pulang ke Indonesia harus ke Kuala Lumpur dahulu.

“Kami ingin lebih mendekatkan lagi pada TKI yang biasanya lewat Kuala Lumpur nantinya bisa langsung ke Johor Bahru,” katanya.

Kota Surabaya yang dipilih Sriwijaya, jelas Toto, karena mayoritas TKI yang bekerja di perkebunan sawit Johor Bahru adalah masyarakat asal Nusa Tenggara dan Jawa Timur.  Menurutnya, penerbangan dari Surabaya ke Johor Bahru akan lebih efisien.

“Tentu TKI tidak akan capek ke Jakarta. Dari Surabaya bisa langsung ke Johor Bahru, sehingga untuk mencapainya tidak lama. Waktu penerbangannya selama dua jam,” tandasnya.

Untuk mengoperasikan penerbangan rute ini, jelasnya, Sriwijaya telah menyiapkan Boeing 737-300 dengan kapasitas sekitar 140 orang. Untuk pertama kalinya, Sriwijaya akan beroperasi sekali pulang pergi. “Kalau pemintaan bertambah maka kami akan menambah penerbangannya. Target pertama kami dalam beberapa bulan nanti load factornya sudah mencapai 80 persen,” jelasnya.

Ditambahkannya. saat ini baru satu airlines yang beroperasi pada rute serupa yaitu AirAsia (Malaysia). Dengan hadirnya Sriwijaya, maka penerbangan ke rute tersebut sudah ada alternatifnya. Sriwijaya akan memberikan layanan premium, sementara AirAsia dalah maskapai low cos carrier (LCC). Sementara dua maskapai yang melayani Surabaya – Kuala Lumpur adalah Malaysia Airlines dan Batavia Air.

Manfaatkan Kerjasama
Pada kesempatan lain, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit menghimbau maskapai lokal untuk memanfaatkan kerjasama yang dibuka oleh pemerintah untuk melakukan ekspansi.

“Pemerintah sudah membuka jalan bagi maskapai lokal untuk ekspansi. Saatnya pemain lokal lebih agresif berekspansi, baik itu rute regional atau internasional,” katanya.

Menurutnya, jika maskapai lokal lamban memanfaatkan peluang yang ada, waktu untuk masuk ke pasar luar negeri bisa terlambat, sementara di dalam negeri mulai diganggu oleh maskapai asing. “Pertahanan yang baik harus menyerang. Jadi, maskapai lokal harus agresif,” katanya.

Untuk diketahui, belum lama ini pemerintah RI dan Rusia telah menyepakati kerjasama angkutan udara yang memungkinkan terjadinya penerbangan langsung oleh maskapai kedua negara. Saat ini aru Garuda Indonesia yang menyatakan diri memanfaatkan kerjasama tersebut.

Tak lama lagi pemerintah juga akan memperbaharui kerjasama angkutan udara dengan India. Maskapai yang berminat untuk menggarap wilayah itu adalah Batavia Air.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s