290310 Axiata Batal Lepas 20% Saham

JAKARTA–Axiata Group Berhad batal melepas 20 persen sahamnya di PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan lebih memilih  melepas 18 persen  saham (1,531,440,000 lembar)  ke pasar di harga  3.300 rupiah per saham.

Total dana yang akan diperoleh Axiata Berhad sekitar  5 triliun rupiah.

Pelepasan saham ini juga mengalami kelebihan permintaan (oversubsribe ) 3-4 kali. Axiata Group juga mempunyai kemungkinan untuk upsized dalam bentuk green shoe sebesar 153 juta saham atau setara dengan 1,8% dari total saham.

Sebelumnya,   Axiata berniat melepas  20 persen  sahamnya di XL dan diperkirakan  menghasilkan lebih dari 2,2 miliar Ringgit atau sekitar  6,094 triliun rupiah. Saat ini XL Axiata tercatat memberikan kontribusi hingga 36% EBITDA Axiata.

“Harga yang ditetapkan di harga tertinggi,  3.300 rupiah per saham, dengan oversubsribe mencapai 3-4 kali. Pelepasan saham ini merupakan rekor yang pernah dilakukan di Indonesia dalam 10 tahun terakhir,” ujar Presiden dan CEO Group Axiata Dato’ Sri Jamaludin Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/3)

Diungkapkannya, selaku penjamin emisi dalam pelaksanaan penjualan saham ini terdiri dari lima pihak. Diantaranya Goldman Sachs selaku lead offering , kemudian disusul dengan CIMB Investment Bank Berhard (Join Bookrunners), PT Mandiri Sekuritas, J.P Morgan Securities Ltd dan Morgan Stanley Services Limited.

Investor publik domestik dipastikan mendapat porsi 50-80 persen  dari penawaran saham. Sayangnya, manajemen XL  belum bisa memastikan penggunaan dana hasil penjualan saham 1,531 miliar saham, karena crossing -nya sendiri baru dilakukan pada tanggal 1 April 2010.

“Kita belum diberi keterangan dari Axiata, karena crossing sendiri baru dilakukan pada Kamis, jam 4 sore,” papar Presdir XL Hasnul Suhaimi.

Proses bookbuilding  ini juga dilakukan selama 10 hari ke belakang, dengan melakukan roadshow ke beberapa kota, diantaranya Jakarta, Singapura, New York, Boston, Washington, Hongkong, London dan Edenberg.

“Sebelum di Jakarta, kita lakukan free marketing di Kamis (18/3/2010),” tambah Direktur Mandiri Sekuritas Iman Rachman.

Sebelumnya, dalam Bursa Malaysia dilaporkan Axiata memasang harga pada kisaran  3.000 – 3.300 rupiah per saham. Total dana yang akan diperoleh Axiata Berhad sekitar  5,104 – 5,615 triliun rupiah.

Disebutkan bahwa harga final masih bisa berubah bahkan berada di luar kisaran di atas seiring dengan proses bookbuilding . Proses penawaran awal (bookbuilding) diperkirakan bakal selesai pada 22 Maret 2010.

Axiata Berhad merupakan pemilik 7,359 miliar saham EXCL atau setara dengan 86,5 persen  dari total saham EXCL sebanyak 8,508 miliar saham. Pemegang saham EXCL lainnya adalah ETISALAT sebanyak 1,131 miliar saham (13,3%) dan sisanya publik 17,016 juta saham (0,2%)

Sebelumnya, pada tahun lalu XL  melakukan right issue (penerbitan saham baru)  senilai 2,836 triliun rupiah atau sebanyak 1,418 juta lembar saham guna membayar hutang perseroan.

Dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk membayar utang sindikasi perseroan yaitu DBS Bank Ltd, Export Development Canada, The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd, dan Chinatrust Commercial Bank.

Selain itu juga untuk melunasi utang kepada Bank Mandiri, PT Bank Mizuho Indonesia, DBS Bank Ltd, dan pinjaman Export Kreditnamden (EKN) Buyer Credit Facility yang didanai Swedish Export Credit Corporation.

XL sendiri pada tahun ini memiliki  total hutang jatuh tempo sebesar 1,7 triliun rupiah. Perseroan telah menetapkan tidak akan berhutang dan akan membayar hutang dengan dana internal.[Dni[

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s