180310 Flexi Bertahan Bermain di QoS

JAKARTA—Pemimpin pasar Fixed Wireless Access (FWA), Telkom Flexi, tidak ingin terpancing bermain dalam perang harga dan memilih meningkatkan kualitas layanan (Quality of Services/QoS) bagi pelanggannya.

“Kami lebih memilih  Buat Pelanggan Puas (Buas) bagi 15,7 juta pelanggan ketimbang bermain di harga yang cenderung merugikan industri,” ungkap Executive General Manager Divisi Telkom Flexi, Triana Mulyatsa di Jakarta, Rabu (17/3).
Dikatakannya, “Buas” diimplementasikan dengan   memperkuat jaringan, juga fokus terhadap kualitas layanan serta penambahan konten yang mendidik dan bermanfaat bagi pelanggan guna mendukung strategi berbasis nilai atau value based.

Salah satu konten yang dapat memberikan kepuasan untuk pelanggan yaitu dengan digelarnya program ‘Banjir Duit’. Pemenang akan diundi setiap minggu dengan hadiah harian berupa uang Rp 20 juta, hadiah mingguan Rp 40 juta dan hadiah utama Rp 100 juta, dengan total 61 pemenang.

Program VAS ini merupakan hasil kerjasama Flexi dengan penyedia konten Hypermind, yang dimulai sejak 8 Maret hingga Mei 2010. Pelanggan Flexi dinyatakan ikut program ini jika telah mengirimkan SMS dengan format DUIT ke shortcode 9889. Flexi mengharapkan ada 150 ribu pelanggan yang mengikuti program itu tiap minggunya.

Diyakininya, meski tarif percakapan Flexi tetap dikenakan Rp 49 per menit, namun kualitasnya bisa lebih diandalkan. “Untuk apa menawarkan tarif gratis bicara ke pelanggan kalau saat berkomunikasi putus-putus, atau syaratnya justru memberatkan pelanggan,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Direktur Bidang Pemasaran Bakrie Telecom Erik Meijer mengakui, tidak mau menciptakan fenomena calling card walaupun harga kartu perdana esia diturunkan. “Kami memang menurunkan harga kartu perdana menjadi 10 ribu rupiah. Tetapi bonus yang ditawarkan setimpal terutama untuk mengakses situs jejaring sosial dan instant messaging,” katanya.

Diungkapkannya, esia menyiapkan 800 ribu paket perdana ini untuk tahap awal. Diharapkan aktivasi akan datang 50 persen dari penjualan ponsel bundling. “Terdapat tiga paket yang bisa dipilih pelanggan. Saya rasa harganya kompetitif,” katanya.

Esia tercatat sebagai kompetitor terdekat dari Flexi dengan 10,5 juta pelanggan.Guna melakukan penetrasi di layanan internet, unit usaha khusus broadband data pun dibentuk belum lama ini.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s