090310 Belanja Modal Operator Akan Terserap untuk Data

JAKARTA—Belanja modal operator telekomunikasi  tahun ini diperkirakan akan banyak terserap untuk mengembangkan layanan mobile data guna mengantisipasi datangnya era konvergensi.

“Sebagian operator sudah mengumumkan belanja modalnya pada tahun ini. Saya lihat bessarannya sama dengan tahun lalu atau flat. Jika demikian, berarti operator akan meneruskan rencana tahun lalu yaitu mengembangkan jaringan untuk mobile data,” ungkap Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Arun Bansal kepada Koran Jakarta, Senin (8/3).

Menurutnya, teknologi yang akan diperkuat adalah 3G dan evolusinya seperti High Speed Packet Access (HSPA+) atau Long Term Evolution (LTE). “Pengguna sekarang sangat boros konsumsi bandwitdh. Teknologi baru yang dikembangkan bisa membuat operator mulai mendapatkan pendapatan dari jasa data setelah selama ini masih masa edukasi,” katanya.

Untuk LTE, penyedia jaringan dari Swedia ini telah melakukan uji coba dengan operator lokal. Sedangkan kontrak komersial telah dilakukan dengan AT&T dari Amerika Serikat (AS), Verizon di AS, TeliaSonera di Norwegia dan Swedia, MetroPCS di AS, dan DoCoMo di Jepang.

“Pelaksanaan untuk LTE tergantung hasil pengaturan frekuensi oleh pemerintah. Kalau dari hasil ujicoba, operator lokal siap,” katanya.

Disarankannya, operator dalam mengantisipasi teknologi baru tidak gampang tergoda untuk berganti vendor hanya karena ditawari harga perangkat yang murah. “Sebenarnya pemilihan vendor itu tergantung operatornya, tetapi jika pindah vendor hanya karena pengaruh harga, dilihat dari sisi efisiensi itu justru tidak menguntungkan,” katanya.

Selanjutnya dikatakan, masalah akses data akan semakin penting karena nanti  tidak hanya  komputer desktop atau  ponsel yang membutuhkan koneksi, tetapi juga pada peralatan-peralatan pendukung kehidupan manusia.

Berdasarkan catatan perusahaan ini, telah ada empat hingga lima miliar perangkat yang terkoneksi broadband. Sedangkan 10 tahun mendatang jumlah itu meningkat menjadi  50 miliar perangkat.

Ericsson sendiri dalam mengantisipasi fenomena akses data telah meluncurkan e-Store bagi operator. Toko virtual ini menampung 20 ribu aplikasi yang bisa diakses oleh operator bagi penggunanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s