120210 XL Targetkan Pertumbuhan Omzet di Atas Industri

Jakarta–PT XL Axiata Tbk (XL) menargetkan pertumbuhan omzetnya pada tahun ini berada di atas rata-rata industri dengan fokus pada strategi menghasilkan pelanggan yang produktif.

Pada tahun ini menurut Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) industri akan mengalami pertumbuhan omzet sebesar 10 persen dengan jumlah pelanggan yang diperebutkan 11 operator sebanyak 35 juta nomor.

“Kami ingin tumbuh di atas rata-rata industri. Sedangkan untuk laba belum bisa diberikan gambaran,” ungkap Presdir XL Hasnul Suhaimi kepada Koran Jakarta, Kamis (11/2).

Diungkapkannya, perseroan pada 2009 berhasil mencetak laba sebesar  1,7 triliun rupiah  atau naik dibandingkan pencapaian 2008 dimana  mengalami kerugian  15,109 miliar rupiah.

Peningkatan laba yang signifikan ini didukung oleh peningkatan pendapatan usaha perseroan sebesar 14 persen menjadi  13,9 triliun rupiah  sepanjang tahun 2009.

EBITDA perseroan juga mengalami peningkatan 21 persen menjadi  6,2 triliun rupiah dibandingkan pencapaian di 2008.

Diungkapkannya, sepanjang tahun 2009 jumlah pelanggan dan Prepaid RGB (Revenue Generating Subscriber Base) juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 21 persen  dan 49 persen  menjadi 31,4 juta dan 31,1 juta pelanggan.

“Sepanjang tahun 2009, XL mengalami peningkatan pemakaian layanan data secara siginifikan yang didorong oleh beralihnya kebutuhan telekomunikasi para pelanggan dari kebutuhan dasar, seperti menelepon dan mengirim SMS saja, menjadi chatting dan mengunduh aplikasi jejaring sosial melalui telepon genggam,” katanya.

Jumlah panggilan keluar dan SMS juga meningkat secara signifikan sebesar 60 persen menjadi 87,6 miliar menit dan SMS meningkat sebesar 258 persen  menjadi 63,6 miliar SMS.

“Untuk 2010 kami menargetkan mendapatkan 3-4 juta pelanggan baru,” jelasnya.

Selain itu, XL juga menerapkan pengelolaan biaya yang efisien secara keseluruhan yang menghasilkan peningkatan OpEx yang lebih rendah daripada peningkatan pendapatan usaha.

Untuk tahun 2010, XL mengalokasikan belanja modal sebesar USD 400-450 juta dollar AS dimana jumlah ini juga termasuk pembayaran untuk capex tahun 2009 yang pembayarannya jatuh tempo di tahun 2010.

“Seluruh belanja modal ini akan didanai melalui arus kas internal,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s