020210 PPD Targetkan Raup Keuntungan Rp 8,05 Miliar

JAKARTA—Perusahaan Umum (Perum) Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD)
menargetkan meraup keuntungan sekitar   8,05 miliar rupiah atau meningkat   15 persen  dibandingkan realisasi pendapatan 2009 sebesar  7 miliar rupiah hingga akhir tahun nanti.

Direktur Utama PPD Nurwati A Harahap memperkirakan,  peningkatan pendapatan
akan terjadi karena   bertambahnya jumlah penumpang yang diangkut bus PPD
sepanjang tahun ini.

“Tahun lalu dengan pendapatan  7 miliar rupiah, jumlah penumpang yang  diangkut sekitar 3,5 juta orang dengan  tarif bus  2.000 rupiah  per penumpang. Tahun ini diharapkan dapat meningkat, karena PPD mendapatkan bantuan 100 unit bus dari pemerintah untuk dioperasikan sebagai Feeder Busway TransJakarta,” katanya di Jakarta,   Senin (1/2).

Untuk tahap awal, lanjutnya,  pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan 15 unit bus AC ukuran besar. Bus bantuan tersebut akan digunakan PPD sebagai Feeder Busway dari Pamulang menuju Lebakbulus.

“Rute tersebut kami pilih karena sesuai dengan perencanaan pengembangan program Mass Rapid Transit (MRT). Dimana ada jalur penghubung dan penunjang transportasi dari Provinsi ke jalur transportasi pemerintah pusat. Kami akan melakukan uji coba feeder tersebut pada pertengahan tahun ini,” jelasnya.

Diungkapkannya, PPD menurut  tengah merampungkan pembangunan 24 titik shelter
feeder Transjakarta dari Pamulang menuju Lebakbulus. Hingga  saat ini baru 8 shelter yang sudah dibangun dan siap beroperasi.

Direktur Operasi dan Teknik PPD Jaralin Purba menambahkan,  operasi feeder TransJakarta itu dapat meningkatkan pendapatan PPD 10 hingga 15 persen tahun ini.

“Saat ini PPD melayani 29 trayek di Jakarta. Tambahan pendapatan akan kita peroleh dari armada feeder tersebut dan juga meningkatkan pemeliharaan bus yang bisa dioperasikan tahun ini,” kata Jaralin.

Dijelaskan Jaralin,   selain mengandalkan bus yang diberikan pemerintah, PPD
juga akan melakukan program peremajaan armada sehingga bisa kembali digunakan untuk mencari pemasukan.

Saat ini   jumlah armada yang dimiliki PPD sebanyak 600 bus, dimana yang beroperasi hanya 400 bus.

“200 unit sisanya ada sebagian yang bisa berjalan dan tinggal diperbaiki tampilannya. Tahun ini kami targetkan 50 persen dari yang rusak tersebut selesai diperbaiki sehingga bisa digunakan. Dengan biaya sekitar  80 juta rupiah  per bus karena harus direnovasi total. Sementara yang tua dan sudah tidak layak digunakan kami singkirkan,” jelas Nurwati.

Ditegaskannya, biaya peremajaan  bus tersebut akan dibiayai oleh kas internal PPD  karena selama ini PPD tidak mendapatkan subsidi Public Service Obligation (PSO) baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Tahun ini kami juga bisa menghemat pengeluaran yang sangat signifikan dengan selesainya program restrukturisasi sumberdaya manusia. Ada sekitar 3.000 karyawan yang kami berikan pesangon, sehingga jumlah karyawan PPD saat ini kurang dari 400 orang,” jelasnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s