180110 Telkom Investasi US$ 40 Juta di Infrastruktur Kabel Laut

JAKARTA—PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui anak perusahaanya yang bergerak dalam bisnis internasional, PT.Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII), menggelontorkan dana sekitar 40 juta dollar AS untuk bergabung dalam konsorsium pembangunan kabel laut South East Asia Japan Cable System (SJC).

Selain TII, beberapa operator dunia turut bergabung dalam Konsorsium SJC diantaranya Reliance Globalcom (melalui FLAG Pacific Limited Bermuda), Globe Telecom (Philippines), Google SJC Bermuda Ltd, KDDI (Japan), Network i2i (India), Singapore Telecommunications Ltd dan Telemedia Pacific Inc., Ltd. (Hong Kong/Indonesia).

Sistem Kabel Laut tersebut akan menghubungkan Singapura, Hong Kong, Jepang dan negara Asia lainnya termasuk Indonesia. Kapasitas bandwidth yang dimiliki total 17 Tbps serta dapat di-upgrade sampai dengan 23 Tbps.

“Penandatanganan kerjasama akan dilakukan besok di Honolulu, AS. Pendanaan dari dana internal Telkom,” ungkap Head Of Corporate Planning TII, Bastian Sembiring, kepada Koran Jakarta, Minggu (18/1).

Presiden Direktur TII, Mulia P. Tambunan menjelaskan, keikutsertaan TII dalam Konsorsium SJC merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan infrastruktur internasional yang telah ada. “Infrastruktur Internasional dibutuhkan untuk mendukung bisnis Telkom grup dalam memenuhi kebutuhan bandwidth international yang meningkat dramatis terutama dalam mendukung aplikasi broadband seperti internet, video, data, dan layanan multimedia lainnya,” katanya.

Diperkirakannya, pertumbuhan kebutuhan kapasitas bandwidth internasional Telkom grup pada akhir tahun 2014 akan mencapai setidaknya 10 kali lipat dari kebutuhan saat ini. Saat ini konsumsi bandwitdh perseroan sekitar 90 Gbps.

SJC sendiri akan selesai dan siap beroperasi di triwulan pertama tahun 2012. Rancang bangun SJC yang inovatif akan memberikan tambahan kapasitas bandwidth international TII mencapai 960 Gbps terhadap kapasitas yang telah dimiliki oleh TII saat ini dengan kualitas yang sangat baik, tingkat hubungan yang lebih cepat dan sistem diversity yang handal.

Berdasarkan catatan, Pada tahun ini Telkom memiliki belanja modal sekitar dua miliar dollar AS. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak dua tahun lalu telah menggelontorkan dana tak kurang sebesar 224,1 juta dollar AS hanya untuk membangun tulang punggung jaringan (Backbone).

Terakhir, Telkom membangun kabel optik bawah laut rute Mataram-Kupang (Mataram-Kupang Cable System) November tahun lalu sepanjang 1.041 km yang menelan biaya 52 juta dollar AS.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s