311209 Mandala Tambah 720 Kursi untuk Rute Surabaya dan Denpasar

JAKARTA—Guna mengantispasi lonjakan penumpang dimusim libur untuk rute Surabaya dan Denpasar, maskapai lokal, Mandala Airlines  menambah 4 (empat) extra flights dengan 720 kapasitas kursi bagi penerbangan pada tanggal 2-3 Januari 2010.

“Penambahan extra flights diharapkan dapat mencukupi permintaan masyarakat selama libur Tahun Baru”, jelas  Head of Corporate Communication Mandala di Jakarta, Rabu (30/12).

Sebelumnya, Mandala menawarkan tambahan 4,320 kursi dengan 24 extra flights selama 7 (tujuh) hari dalam periode tanggal 24 Desember 2009 – 1 Januari 2010 untuk rute-rute penerbangan tujuan Jakarta, Surabaya dan Denpasar. “Dengan adanya penambahan extra flight ini, selama Natal dan Tahun Baru Mandala menyediakan 28 extra flights dengan total 5,040 kursi tambahan”, imbuh Trisia.

Diungkapaknnya, selama periode cuti bersama dan libur Natal pada 23-27 Desember lalu perseroan mencatat rata-rata tingkat isian sebesar 92 persen, bahkan rute-rute tertentu seperti Surabaya, Kupang, Denpasar, Batam, Pekanbaru, Balikpapan, Bengkulu, Banjarmasin, Semarang dan Jogjakarta mencatat load factor lebih dari 99 persen.

Sedangkan rute terpadat terjadi untuk tujuan Jogjakarta, Balikpapan, Denpasar, Batam, Banjarmasin, Pekanbaru, dan Surabaya dengan load factor di atas 94%.

Usir Penumpang
Selanjutnya Trisia mengungkapkan, awak pesawat maskapai Mandala Airlines  mengusir tujuh orang penumpang pesawatnya yang akan terbang di Bandara Sultan Syarief Kasim II, Pekanbaru, Rabu (30/12).

Tujuh orang tersebut dianggap melakukan tindakan yang membahayakan penerbangan dan penumpang lain. Akibatnya pesawat Mandala RI 103 dengan rute penerbangan Pekanbaru-Batam pukul 11.55 WIB dengan 179 penumpang terpaksa delay karena kericuhan tersebut.

Menurutnya, seluruh penumpang sudah melakukan proses boarding, dan pada saat pesawat sudah bergerak menuju landasan pacu, seorang penumpang masih menggunakan telepon genggam karena salah seorang kerabatnya tertinggal dalam penerbangan tersebut.

Pramugari Mandala sudah beberapa kali mengingatkan untuk mematikan telepon genggam, namun penumpang tersebut beserta rombongannya yang berjumlah tujuh orang tidak menggubris tetapi justru melepaskan sabuk pengaman serta menggedor-gedor ruang kokpit dan meminta pesawat untuk kembali menjemput kerabat yang tertinggal.

“Tindakan mereka sangat membahayakan keselamatan penumpang yang lain dan juga pesawat.  Pramugari sudah meminta dengan baik-baik agar penumpang tersebut tidak menggunakan telepon genggam di dalam pesawat, namun yang terjadi mereka semakin marah dan menggedor-gedor ruang kokpit dan meminta pesawat untuk kembali,” ujarnya.

Trisia menambahkan bahwa tindakan mereka sudah melanggar UU No. 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan mengenai menjaga keselamatan dan keamanan dalam pesawat udara selama penerbangan.

Sebelumnya Mandala sudah menurunkan penumpang karena menggunakan telepon genggam di dalam pesawat di Jogjakarta dan Medan . Saat ini, penumpang ditangani oleh pihak keamanan bandara Sultan Syarief Kasim II Pekanbaru yang selanjutnya akan diserahkan pada pihak kepolisian.

Kepala Pusat Komunikasi Dephub Bambang supriyadi Ervan menyatakan apresiasinya kepada tindakan para awak kabin Mandala tersebut.. “Tindakan mereka sudah benar. Penumpang tersebut harus ditindak tegas,” tandas Bambang.

Menurutnya, tindakan penumpang tersebut sudah melanggar ketentuan di atas kabin pesawat dan bisa mengganggu keselamatan penerbangan. “Menggedor-gedor pesawat itu sudah menjadi perbuatan tak lazim yang sangat mengganggu. Itu di luar batas yang diterima di atas pesawat dan termasuk pelanggaran serius,” tegasnya..[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s