191209 KPPU Optimistis Putusan Carrefour Diperkuat PN Jakpus

JAKARTA—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) optimistis putusan yang dikeluarkannya terhadap PT. Carrefour Indonesia (Carrefour) akan diperkuat oleh  Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) karena bukti pelanggaran Undang-undang No 5/99 tentang Persaingan Tidak Sehat sangat kuat.

“Berdasarkan bukti struktur, perilaku, dan dampak selaa pemeriksaan, kami yakin PN Jakpus akan menguatkan keputusan yang dibuat,” tegas Direktur Komunikasi KPPU A. Junaidi di Jakarta, Kamis (17/12).

Dijelaskannya,  berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh selama proses pemeriksaan, pangsa pasar Carrefour meningkat menjadi 57,99 persen (2008) pasca akuisis Alfa yang sebelumnya 46,3 persen (2007) pada pasar upstream sehingga secara hukum memenuhi kualifikasi ”menguasai pasar” dan ”posisi dominan”.
Selanjutnya hasil pemeriksaan menunjukkan penguasaan pasar dan posisi dominan Carrefour tersebut disalahgunakan kepada para pemasok dengan emningkatkan dan memaksakan potongan-potongan harga pembelian barang-barang pemasok melalui skema yang disebut sebagai trading terms.

Pasca akusisi Alfa potongan trading terms kepada pemasok Alfa meningkat dalam kisaran sebesar 13 hingga 20 persen. Selain itu ditemukan juga bukti bahwa pemasok Alfa dipaksa untuk memasok Carrefour pasca akuisisi.

KPPU akhirnya menghukum Carrefour harus melepas PT Alfa Retailindo Tbk (Alfa) ke pihak tidak terafiliasi dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Selain itu   denda sebesar 25 miliar rupiah yang harus disetor ke kas negara sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran di bidang persaingan usaha departemen perdagangan.
Pasal-pasal  dari UU No 5/99   yang dilanggar oleh Carrefour adalah pasal 17  dan 25.  Pasal 17 berisi tentang pelarangan menguasai alat produksi dan penguasaan barang yang bisa memicu terjadinya praktik monopoli.
Sedangkan  pasal 25 ayat 1 berisi tentang posisi dominan dalam menetapkan syarat-syarat perdagangan dengan tujuan untuk mencegah dan atau menghalangi konsumen memperoleh barang dan atau jasa yang bersaing, baik dari segi harga maupun kualitas.

Carrefour sendiri telah melakukan  upaya keberatan yang terdaftar dengan No. 1598/Pdt.G/2009PN.Jkt.Sel tanggal 14 Desember 2009 ke  PN Jakarta Pusat dimana sidang pertamanya akan berlangsung pada tanggal 22 Desember 2009.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s