191209 Ponsel Layar Sentuh akan Bersinar

JAKARTA—Telepon seluler (ponsel) yang memiliki desain layar sentuh untuk pengoperasiannya akan mulai bersinar pada tahun depan seiring tingginya penjualan produk tersebut secara global.

“Ponsel dengan desain Qwerty akan mulai ditinggalkan pada tahun depan. Tahun ini secara global hanya 10 persen desain itu menguasai pasar global,” ungkap Head of HHP Business Samsung Hioe An Kin di Jakarta, Kamis (17/12).

Tercatat, ponsel layar sentuh pada tahun ini   untuk merek Samsung saja mencapai 40-45 juta unit atau 25 persen dari total penjualan ponsel secara global dari vendor asal Korea itu.

Menurut dia, fenomena maraknya ponsel layar sentuh yang terjadi secara global pada tahun ini akan menjalar ke Indonesia pada tahun depan karena biasanya pasar lokal agak lama menyerap tren global.

“Pasar Indonesia memang unik karena biasa melawan arus global. Tetapi lihat saja pada pertengahan 2010 nanti, pasar lokal akan terkena wabah desain layar sentuh. Desain Qwerty itu paling masih berjaya di awal 2010 saja,” katanya.

Diungkapkannya, Samsung sendiri untuk mengantisipasi perubahan minat pasar mulai memasarkan ponsel desain Hybrid dimana memungkinkan pengoperasian bisa dengan layar sentuh dan Qwerty. “Kami memiliki target pada tahun ini bertahan stabil di posisi nomor dua. Target Samsung pada tahun ini bisa menjual dua hingga tiga juta unit ponsel untuk semua tipe,” katanya.

Qwerty Bersinar

Sementara Division Head Core Product & Branding Smart Telecom Ruby Hermanto dan Wakil Dirut Bidang Pemasaran Bakrie Telecom Erik Meijer menyakini ponsel desain Qwerty tetap akan berjaya pada tahun depan.

“Jika melihat tren masyarakat yang keranjingan dengan akses data ke situs jejaring sosial dan instant messaging, rasanya desain Qwerty tetap berjaya. Soalnya pengoperasiannya lebih friendly,” kata Ruby.

Sedangkan Erik mengatakan, keinginan  masyarakat yang ingin memiliki perangkat ala BlackBerry membuat tipe Qwerty tak mungkin ditinggalkan pada tahun depan. “Rasanya fenomena berry wanna be itu akan berlanjut tahun depan,” kata Erik.

Ruby mengungkapkan, melihat tren masih pada Qwerty itulah Smart meluncurkan program browsing gratis seumur hidup bagi pelanggan yang membeli ponsel Samsung Pinger. “Ponsel ini dibanderol seharga 999 ribu rupiah dan bisa akses data gratis seumur hidup  melalui browser Opera mini. Ini yang pertama di Indonesia,” katanya.

Sementara Erik mengatakan, sebagai pemegang merek dagang Esia juga meluncurkan ponsel Qwerty yang dilabeli nama  Hape Esia Online bekerjasama dengan Huawei. Ponsel yang dilepas adalah  seri C6100 yang  memiliki aplikasi  Email, Facebook, Yahoo messenger, Windows live messenger, Google Talk dan Opera Mini Microbrowser.

“Aplikasi yang berjalan di ponsel ini merupakan aplikasi resmi dari perusahaan penyedia layanannya dan bukan hanya sekedar web link. Dengan aplikasi resmi ini maka pelanggan Esia bisa langsung menggunakan semua aplikasi sebagaimana layaknya aplikasi di ponsel smartphone,” jelas Erik.

Hal lain yang menarik dari ponsel ini, tambahnya,   memungkinkan pelanggan Esia untuk saling berkomunikasi pesan cepat dengan menggunakan nomor telepon Esianya sebagai PIN. “Ini berkat  aplikasi yang dinamakan Esia Messenger. Dengan aplikasi ini pelanggan Hape Esia Online bisa melakukan chatting real time dan saling berkirim foto. Untuk tahap awal kami sediakan 100 ribu ponsel yang dibanderol 699 ribu rupiah ini,” katanya.

Berdasarkan catatan,   penjualan ponsel secara keseluruhan di Indonesia pada   2009  untuk seluruh jenis diperkirakan   mencapai 21 juta unit. Sedangkan pada 2010  akan mengalami peningkatan   5 sampai 10 persen.

Sementara lembaga riset Gartner memperkirakan  penjualan ponsel sepanjang tahun ini turun 0,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka penjualan sendiri diperkirakan mencapai 1,214 miliar unit.
Di tahun 2009, dari seluruh penjualan ponsel, 14 persennya merupakan smartphone. Angka tersebut naik 25 persen dibanding 2008. Pertumbuhan ini disinyalir sebagai akibat suksesnya Apple iPhone yang laku terjual sebanyak 7,4 juta unit di kuartal lalu.
Pada 2010,   Gartner memperkirakan akan terjadi pertumbuhan penjualan ponsel sebesar 9 persen atau akan ada  1,322 miliar ponsel akan terjual.[dni]

191209 KPPU Optimistis Putusan Carrefour Diperkuat PN Jakpus

JAKARTA—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) optimistis putusan yang dikeluarkannya terhadap PT. Carrefour Indonesia (Carrefour) akan diperkuat oleh  Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) karena bukti pelanggaran Undang-undang No 5/99 tentang Persaingan Tidak Sehat sangat kuat.

“Berdasarkan bukti struktur, perilaku, dan dampak selaa pemeriksaan, kami yakin PN Jakpus akan menguatkan keputusan yang dibuat,” tegas Direktur Komunikasi KPPU A. Junaidi di Jakarta, Kamis (17/12).

Dijelaskannya,  berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh selama proses pemeriksaan, pangsa pasar Carrefour meningkat menjadi 57,99 persen (2008) pasca akuisis Alfa yang sebelumnya 46,3 persen (2007) pada pasar upstream sehingga secara hukum memenuhi kualifikasi ”menguasai pasar” dan ”posisi dominan”.
Selanjutnya hasil pemeriksaan menunjukkan penguasaan pasar dan posisi dominan Carrefour tersebut disalahgunakan kepada para pemasok dengan emningkatkan dan memaksakan potongan-potongan harga pembelian barang-barang pemasok melalui skema yang disebut sebagai trading terms.

Pasca akusisi Alfa potongan trading terms kepada pemasok Alfa meningkat dalam kisaran sebesar 13 hingga 20 persen. Selain itu ditemukan juga bukti bahwa pemasok Alfa dipaksa untuk memasok Carrefour pasca akuisisi.

KPPU akhirnya menghukum Carrefour harus melepas PT Alfa Retailindo Tbk (Alfa) ke pihak tidak terafiliasi dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Selain itu   denda sebesar 25 miliar rupiah yang harus disetor ke kas negara sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran di bidang persaingan usaha departemen perdagangan.
Pasal-pasal  dari UU No 5/99   yang dilanggar oleh Carrefour adalah pasal 17  dan 25.  Pasal 17 berisi tentang pelarangan menguasai alat produksi dan penguasaan barang yang bisa memicu terjadinya praktik monopoli.
Sedangkan  pasal 25 ayat 1 berisi tentang posisi dominan dalam menetapkan syarat-syarat perdagangan dengan tujuan untuk mencegah dan atau menghalangi konsumen memperoleh barang dan atau jasa yang bersaing, baik dari segi harga maupun kualitas.

Carrefour sendiri telah melakukan  upaya keberatan yang terdaftar dengan No. 1598/Pdt.G/2009PN.Jkt.Sel tanggal 14 Desember 2009 ke  PN Jakarta Pusat dimana sidang pertamanya akan berlangsung pada tanggal 22 Desember 2009.[dni]

191209 Maskapai Asing Tambah Jadwal Penerbangan


JAKARTA—Lima maskapai asing menambah jadwal penerbanganke Indonesia dalam rangka mengantisipasi lonjakan permintaan seiring datangnya libur panjang menyambut Natal dan Tahun Baru 2010.

Kelima maskapai asing itu adalah China Airlines,Cathay Pacific, Silk Air, Malaysia Airlines dan Qantas Airways. Ke lima maskapai tersebut akan menambah penerbangan dengan total 15.850 kursi.

“Kelima maskapai tersebut mengusulkan tambahan penerbangan untuk jadwal 25 Desember 2009 hingga 3 Januari 2010. Kami sudah mengeluarkan izin Flight Approval (FA) bagi kelimanya,” ungkap Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan , Tri S. Sunoko di Jakarta, Kamis (17/12).

Diungkapkannya, rute penerbangan yang akan di tambah  berasal dari negera tetangga  seperti Malaysia, Singapura, Australia, China dan Hongkong. “Tujuan ke Indonesia antara lain ke Jakarta, Surabaya dan Medan,” jelasnya.

Berkaitan dengan masih   sepinya permintaan tambahan jadwal penerbangan dari maskapai nasional, Tri menduga,  kemungkinan operator lokal  mengajukan penerbangan tambahan pada pekan depan.

“Sepertinya jadwal reguler  masih bisa menampung. Tetapi dugaan saya  Lion Air, Merpati dan Garuda akan mengajukan tambahan. Biasanya seperti itu,” katanya.

Berdasarkan catatan,   izin penambahan penerbangan untuk maskapai nasional baru diberikan pada Mandala Air. Mandala disebutkan mendapat izin penerbangan untuk rute Jakarta-Surabaya pada 24 Desember dan 27 Desember dengan kapasitas 720 kursi.

Sedangkan untuk rute Jakarta-Denpasar, extra flight akan dilakukan pada 25 Desember dan 1 Januari 2010 dengan kapasitas 720 kursi. Total kursi yang disediakan Mandala sebanyak 1.440 kursi. Sebelumnya Mandala menyatakan akan menyediakan sebanyak 4.320 kursi untuk rute Jakarta-Surabaya, Jakarta-Denpasar dan Jakarta-Kupang.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Tri, dijelaskannya   FA Mandala mungkin belum diajukan,
sehingga jumlahnya tidak sama.
Secara terpisah, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait mengungkapkan, hingga pekan ini memang terjadi lonjakan cukup besar dalam pembelian tiket.  “Load factor untuk rute gemuk seperti  dari Jakarta ke   Surabaya, Medan, Batam, Makassar, Balikpapan, dan Manado bisa mencapai 95 persen. Tetapi masih bisa dicover dengan penerbangan reguler,” katanya.

Menurut Edward, jika permintaan terus melonjak kemungkinan akan ada penerbangan tambahan terbuka lebar karena untuk mengurus FA hanya membutuhkan waktu sehari. “Biasanya jika ada penerbangan tambahan itu bisa lima ribu kursi per hari,” katanya.

Sedangkan Manajer Humas Batavia Air, Eddy Heryanto menegaskan,    tidak akan melakukan penambahan penerbangan.  “Saat ini load factor sudah naik hingga 85 persen, mungkin menjelang Natal dan Tahun baru akan naik melebihi 90 persen, sehingga tidak butuh extra flight,” ujarnya.[dni]