171209 Natal dan Tahun Baru: Moda Transportasi Tambah Kapasitas

JAKARTA—Moda transportasi mulai menambah kapasitas daya angkutnya menjelang datangnya libur panjang Natal dan Tahun Baru 2010.

Beberapa maskapai penerbangan nasional yaitu Mandala Airlines, Sriwijaya Air, Lion Air, Batavia dan Garuda telah menunjukkan peningkatan penumpang secara signifikan. Untuk tanggal 17 Desember hingga 4 Januari 2010 mendatang.

Sriwijaya Air saja  yang baru membuka rute Jakarta-Makassar-Ternate langsung dipenuhi
penumpang.

Head of Corporate Communication Mandala, Trisia Megawati KD mengatakan  periode long weekend yang terjadi berturut-turut di akhir tahun menjadi penyebab meningkatnya load factor.

“Kami mencatat tren kenaikan pembukuan tiket yang terjadi mulai tanggal 15 Desember kemarin hingga 4 Januari mendatang,” jelasnya di Jakarta, Rabu (17/12).

Dijelaskannya, untuk mengakomodir tingginya permintaan perjalanan udara selama akhir tahun, Mandala menawarkan tambahan 4,320 kursi dengan 24 extra flights selama 7 (tujuh) hari dalam periode tanggal 24 Desember 2009 -1 Januari 2010 untuk rute-rute penerbangan tujuan Jakarta, Surabaya dan Denpasar.

“Kami meyakini bahwa penambahan kursi ini masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat dari alokasi 275,000 kursi yang sudah kami sediakan selama periode tanggal 21 Desember 2009 sampai 4 Januari 2010”, tambahnya.

Pada periode 15-17 Desember, tambanhya, Mandala  mencatat rata-rata tingkat isian sebesar 89 persen, bahkan rute-rute tertentu seperti Surabaya, Kupang, Denpasar, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan dan Tarakan mencatat load factor lebih dari 97 persen.

Lebih lanjut, Trisia mengatakan bahwa pembukuan tiket pada periode Natal hingga Tahun baru masih berada pada posisi rata-rata tingkat isian 81 persen, diperkirakan  dalam beberapa hari ke depan pembukuan akan menembus rata-rata lebih dari 90 persen. “Saat ini, kami mencatat rute terpadat terjadi untuk tujuan Denpasar, Kupang, Banjarmasin, Balikpapan, Semarang, Jogjakarta dan Surabaya”, lanjutnya.

Juru bicara Sriwijaya Air Ruth Hanna Simatupang mengungkapkan, load factor Sriwijaya mencapai hingga lebih dari 90 persen. pada pembukaan dua rute yaitu Jakarta-Jogja –Balikpapan-Tarakan dan Jakarta-Makassar-Ternate sukses hingga hampir 100 persen load
factor.

“Secara umum semuanya mengalami kenaikan dan mencapai 90 persen,” tandasnya.

Sementara Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait mengatakan pihaknya segera mengajukan penambahan penerbangan.

“Kami harus  mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang dengan penambahan kursi,” katanya.

Dijelaskannya,  datangnya empat Boeing 737-900 ER bulan ini  memungkinkan Lion menambah penerbangan dengan kapasitas yang lebih banyak lagi.

Secara terpisah, juru bicara Pelni Edi Heryadi mengungkapkan, dalam rangka mempersiapkan angkutan Natal dan Tahun Baru 2009. KM Tidar, Kapal berkapasitas 2000 penumpang digerakkan untuk  melayari rute Tg. Priok – Surabaya – Makassar – Bau-bau – Ambon – Ternate – Bitung, akan diberangkatkan Sabtu, 19 Desember 2009 jam 13.00 WIB dari Pelabuhan Tg. Priok.

Kebijakan ini diambil sehubungan KM Lambelu yang melayari rute tersebut sedang melakukan docking.
“Diperkirakan pada Natal dan Tahun baru ini ada peningkatan penumpang 10 Persen dibandingkan tahun laluyang mencapai  872 ribu  penumpang,” katanya.

Sementara untuk KM Kelud mengalami perubahan jadwal yang biasanya berangkat dari Tg. Priok hari Jumat, maka untuk memenuhi kebutuhan angkutan Natal 2009 maka KM Kelud akan diberangkatkan dari Tg. Priok, senin 21 Desember 2009  jam 10.00 WIB dan direncanakan tiba di Belawan, 23 Desember 2009 jam 18.00 WIB. Disamping itu KM Kelud juga megalami perubahan trayek dengan menyinggahi Pelabuhan Dumai (Trayek KM Kelud ; Tg. Priok – Batam – Tg. Balai – Dumai – Belawan).

Selain KM Tidar disiapkan juga  KM Ciremai untuk mendampingi KM Kelud melayari rute Tg. Priok – Kijang – Batam, Belawan – berangkat dari Tg. Priok, 20 Desember 2009 dan diperkirakan tiba di Belawan, 22 Desember 2009.
KM Labobar disiapkan untuk antisipasi arus balik ditetapkan menyinggahi Batam dan Belawan, yang direncanakan berangkat dari Belawan, 3 Januari 2010 jam 11.00 dengan tujuan Batam – Kijang – Tg. Priok.

Sedangkan dua puluh lima calon penumpang KM Sinabung yang akan berangkat dari Jakarta 21 Desember 2009 akan dialihkan  keberangkatannya dengan KM  Tidar yang berangkat hari Sabtu 19 Desember 2009.

Hal itu dikarenakan Km Sinabung tidak singgah di Pelabuhan TG Priok , pelayarannya dari Timur haya sampai Semarang. Kebijakan itu diambil menagemen PT Pelni terkait dengan penyesuain jadwal KM Sinabung. Namun bagi calon penumpang akan mengembalikan tiketnya  PT Pelni akan layani  dan akan dikembalikan tiketnya 100 persen.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s