121209 ZTE Targetkan Pendapatan di Indonesia Tumbuh 30 %

JAKARTA-Penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi jaringan dari China, ZTE Corp, menargetkan pendapatannya di Indonesia tumbuh sebesar 30 persen pada 2010.

“Indonesia adalah salah satu negara terbesar di Asia Pasifik. Pasar telekomunikasi di negara ini terus tumbuh walau sekarang masih berada di bawah India dan China,” ungkap President of Asia Pasific Region ZTE Corp, Cuiyi di Jakarta, Jumat (11/12).

Dijelaskannya, optimisme yang diluncurkan untuk tahun depan tak bisa dilepaskan dari masih tingginya pengembangan infrastruktur, populasi penduduk yang besar, dan banyaknya pemain.

“Inilah yang membuat pada tahun ini Indonesia mampu berkontribusi sebesar 30 persen bagi pendapatan dari kawasan Asia Pasifik,” ujarnya tanpa mengungkap pendapatan untuk kawasan Asia Pasifik.

Berdasarkan catatan,  pada paruh pertama tahun ini secara global ZTE mencatat keuntungan kurang dari  6,247 miliar dollar AS.

Menurut perhitungan ASBEs dan HKAS, laba sebesar itu meningkat 41,27 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2008.

Secara terpisah, Direktur Commerce XL Joy Wahjudi mengakui pasar Indonesia diberikan perhatian khusus oleh vendor asing karena daya terima masyarakat terhadap produk telekomunikasi sangat tinggi.

“Contoh nyata perangkat BlackBerry. Indonesia dipilih sebagai negara Asia pertama untuk peluncuran BlackBerry Onyx,” katanya.

Diungkapkannya, hingga sekarang total pelanggan BlackBerry dari tiga operator (Telkomsel, XL, dan Indosat) mencapai 495 ribu pelanggan dimana XL memimpin pasar dengan jumlah 225 ribu pelanggan. XL sendiri menargetkan hingga akhir tahun akan ada 250 ribu pengguna BlackBerry di jaringannya.

“Kami juga tercatat sebagai operator pertama di Asia memasarkan BlackBerry Onyx. Animo masyarakat sangat tinggi, jumlah pre order saja sudah mencapai tiga ribu pelanggan. Kita menyediakan 20 ribu unit perangkat ini dengan kapasitas server ke Research In motion (RIM) di Kanada mencapai 180 Mbps,” ungkapnya.[Dni]