301109 Indonesia Pertahankan Keanggotaan di Dewan IMO

JAKARTA—Indonesia berhasil mempertahankan keanggotaan  dalam  Dewan Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/ IMO) kategori C periode 2009-2011. Pada sidang pemilihan yang digelar di markas IMO, London, Inggris, Jumat, 27 November 2009, tersebut, Indonesia mendapatkan dukungan 132 suara dari 168 negara anggota yang ada.

”Indonesia menjadi negara dengan dukungan suara terbanyakketiga pada kategori ini, setelah Singapura dan Siprus yang masing-masing mendapatkan dukungan 134 suara dan 141 suara. Sementara 17 negara lainnya mendapatkan jumlah dukungan di bawah Indonesia. Pada periode 2007-2009, Indonesia ada pada posisi keempat,” jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S Ervan, di Jakarta, Minggu  (29/11).
Pada pemilihan anggota Dewan IMO periode 2007-2009 lalu, Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Kategori “C”. Sesuai hasil pemilihan, Indonesia terpilih dengan memperoleh 114 suara dukungan.. Saat itu, jumlah negara yang mencalonkan pada kategori ini adalah 27 negara. Dewan kategori ini terdiri dari 20 negara yang mempunyai kepentingan khusus dalam angkutan laut atau navigasi, dan mencerminkan perwakilan yang adil secara geografis.
Menurut Bambang, keterpilihan kembali dalam jajaran dewan IMO kian memperkokoh eksitensi Indonesia di mata internasional. “Ini juga menjadi bukti bahwa kerja keras Indonesia selama ini dalam meneningkatkan keselamatan pelayaran, keamanan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, khususnya yang telah dilakukan bersama Negara pantai lainnya di Selat Malaka dan Singapura, tidak menjadi sebuah kesia-siaan,” jelasnya.

Selain Indonesia, Singapura, Siprus, negara-negara lain yang juga terpilih menjadi anggota Dewan IMO Kategori C, antara lain Mesir yang memeroleh dukungan 129 suara, Turki (129), Filipina (124), Malta (123), Nigeria (121), Malaysia (118), Afrika Selatan (117), Chili (116), Bahama (113), Denmark (113), Meksiko (113), Kenya (110), Arab Saudi (109), Belgia (102), Australia (101), Jamaika (100), serta Thailand (99).

”Kandidat Kategori C yang tersingkir adalah Kuwait, Marshal Island, Uni Emirat Arab, Cook Island, Iran, serta Pakistan. Mereka gagal masuk karena mendapatkan dukungan suara jauh lebih rendah,” jelasnya.

Kemudian pada jajaran Dewan Kategori A, yang terdiri dari 10 negara yang mewakili armada pelayaran niaga internasional terbesar dan sebagai penyedia angkutan laut internasional terbesar, terpilih Jepang yang mendapatkan dukungan 142 suara, China (18), Korea (138), Italia (131), Yunani (130), Inggris (130), AS (129), Panama (124), Rusia (122), serta Norwegia (109). Pada sidang pemilihan kategori ini, tersingkir satu negara kandidat, yaitu Liberia yang mendapatkan 101 dukungan suara.

Sementara untuk Kategori B, sidang memuutuskan secara aklamasi 10 negara anggotanya. Yaitu Argentina, Bangladesh, Brazil, Kanada, Perancis, Jerman, India, Belanda, Spanyol, Swedia.
Kesepuluh negara yang masuk dalam Dewan IMO Kategori B merupakan negara-negara yang dianggap mewakili kepentingan maritim terbesar dalam aktivitas perdagangan internasional perdangangan melalui laut tersebesar (International Ship-borne Trade)..

Secara terpisah, Ketua Umum Indonesia National Shipowner’s Association (Insa) Johnson W Sucipto meminta Dephub tidak menyia-nyiakan kesempatan dipilihnya kembali Indonesia di jabatan bergengsi tersebut.

“Dephub harus mendudukkan seorang eselon II atau setara direktur yang sehari-hari mengikuti rapat IMO agar memiliki nilai tawar. Selain itu beberapa staf juga diletakkan di sekretariat IMO agar selalu ter-update dengan perkembangan,” jelasnya.

Menurut dia, jika hal itu tidak dilakukan oleh Dephub maka prestasi mempertahankan posisi itu tidak ada artinya karena dalam keluarnya regulasi internasional, Indonesia tidak berpartisipasi.[dni]

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s